Ketua DPRD Bondowoso Apresiasi Lomba Ojung, Bisa Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Reporter : -
Ketua DPRD Bondowoso Apresiasi Lomba Ojung, Bisa Diterapkan Dalam Kehidupan Sehari-hari
Kesenian Tradisional Ojung

Bondowoso, JatimUPdate.id,- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso, Ahmad Dhafir mengapreasi Lomba Ojung yang digelar di lapangan Desa Botolinggo, Sabtu (9/3).

Kesenian Tradisional Ojung merupakan kesenian yang ada di Kecamatan Botolinggo yang terbilang ekstrem dan bisa menimbulkan luka bagi kedua pemainnya.

Baca Juga: Ikuti Uji Kelayakan Cawalkot Blitar di DPP PKB, Trijanto Harap Bisa Lolos Seleksi

Dalam kesenian ojung ini, dua orang pria terlibat saling pukul dengan menggunakan rotan hingga berdarah.

Peserta akan bergantian untuk melakukan serangan. Saat seorang peserta melakukan pukulan, maka peserta yang lain akan melakukan tangkisan.

Menurut Ahmad Dhafir, ada hikmah yang bisa diambil dari kesenian Ojung, walau terbilang ekstrem dan bisa menimbulkan cidera di bagian tubuh para pemainnya.

"Kita bisa mengambil hikmah dari Permainan Ojung ini, dipukul, luka tapi tidak menimbulkan dendam diantara kedua pemainnya," katanya.

Baca Juga: Peluncuran Tahapan Pilkada 2024 di Bondowoso: Semarak dengan Maskot 'Si Konah' dan Konser Band Letto

Dikatakannya, melalui Kesenian Ojung, sebagai satu nusa, satu bangsa tidaklah elok apabila saling berpadu emosi, dengan luka yang diberikan oleh lawannya, lawan satunya tidak pernah menyimpan dendam yang berlebihan. Maka dari itu, kata Dhafir, hal ini bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun terbesit luka yang diakibatkan lawan, sejatinya, lawan satunya tidak pernah menyimpan dendam terhadap lawan yang telah membuat luka, tambah ketua DPRD dari Partai PKB ini.

"Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, kita adalah satu dan harus bersama-sama menciptakan suasana kondusif, khususnya di Kecamatan Botolinggo," paparnya.

Baca Juga: Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bondowoso Gelar Apel Kesiapan Pilkada 2024

Disamping itu, Dhafir menambahkan, melalui kesenian tradisional Ojung itu, bisa mengangkat nilai-nilai seni budaya yang ada di Kabupaten Bondowoso.

Selain kesenian Ojung, di Kabupaten Bondowoso banyak menyimpan sejuta kesenian tradisional yang mempunyai potensi mengangkat nama Kabupaten Bondowoso dalam segi kesenian tradisional.

"Ojung ini merupakan salah satu kesenian perlu diperhatikan lebih maksimal lagi," pungkasnya.(AR)

Editor : Nasirudin