Pulau Bawean Terdampak Gempa Tuban Paling Parah, Bupati Gresik Kirim Bantuan Dan Personil BPBD

Reporter : -

Bawean, JatimUPdate.id,- Pulau Bawean, merupakan lokasi terdekat dengan titik episenter gempa bumi yang berpusat di perairan tuban Laut Jawa, Jumat (22/03/2024).

Getaran dan efek gempa bumi dirasakan dengan skala intensitas III-IV MMI, itu bermakna getaran gempa dirasakan oleh semua orang secara nyata di dalam rumah, hingga benda berat bergoyang dan kerusakan ringan pada bangunan. 

Baca Juga: Bupati Gresik Lepas Ekspor Perdana Sekam Bakar ke Nagoya Jepang

Gempa bumi episenter yang terjadi di laut pada jarak 126 Km arah Timur Laut Tuban, Jawa Timur pada kedalaman 10 Km ini dirasakan cukup kuat getarannya.

Bawean menjadi pulau yang terdekat dengan titik episenter gempa Tuban juga tidak luput dari dampaknya.

Redaksi jatimupdate yang mencoba menghubungi, Abdul Hamid Pendamping Desa Sangkapura mendapatkan informasi bahwa banyak rumah yang roboh, utamanya rumah-rumah tua.

Sementara dari Agung Salim salah satu Kades Di Kecamatan Tambak Bawean mengakui bahwa wilayahnya mengalami gempa beberapa kali dari pukul 11.00 an dan yang terakhir pukul 15.50 an.

"Gempa yang terakhir relatif lama dibandingkan gempa-gempa sebelumnya, alhamdulillah kondisi di Kecamatan Tambak tidak seberapa parah, kondisi yang parah informasinya di kecamatan Sangkapura karena diketahui banyak bangunan rumah yang roboh termasuk ada bangunan masjid juga. Korban jiwa hingga kini masih belum ada, karena masih proses pendataan dan identifikasi," kata Salim yang juga ketua AKD Kec. Tambak dan merupakan keponakan Pahlawan Dwikora Harun Thohir itu.

Hingga tadi malam berdasarkan Laporan Dari BPBD kabupaten Gresik dampak dari gempa menyebakan 2 unit rumah Rusak berat, 4 unit rumah roboh, 1 unit SMA 1 Sangkapura rusak, 1 unit SD Muhammadiyah rusak. Dan puluhan rumah rusak ringan yang tersebar di Kecamatan Sangkapura, (Ds. Sungairujing, Ds. Kotakusuma, Ds. Dekatagung) dan Kecamatan Tambak (Ds. Kelompanggubug, Ds. Tambak, Ds. Telukjatidawang).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah memerintahkan BPBD Gresik untuk mengirim bantuan dan personel ke Pulau Bawean Gresik.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah langsung melakukan video call dengan Camat Sangkapura dan Tambak untuk mengetahui kondisi disana.

"Tadi kami langsung menghubungi Camat Tambak dan Sangkapura untuk mengetahui situasi disana. Mulai malam ini kita juga kirim bantuan dan personel untuk Bawean. Data-data terus kita kumpulkan dan kita akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan saudara-saudara kita di Bawean," terang Bupati Gus Yani, Jumat (22/3/2024).

Bupati Yani juga menghimbau masyarakat agar tidak panik dan terus waspada akan adanya gempa bumi susulan.

Selain itu, dirinya juga berpesan agar masyarakat tidak dengan mudah membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya.

Baca Juga: Sedekah Bumi Dusun Betiring, Merawat Budaya Ditengah Era Informatika

"Kita berduka ini adalah musibah kita bersama, namun saya berharap masyarakat tidak panik dan tetap waspada akan adanya gempa susulan. Hati-hati juga dengan informasi yang beredar dan belum jelas sumber dan kebenarannya," tegasmya.

Tanggap akan hal tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik pengirim bantuan dan personel ke Pulau Bawean Jum'at (22/3/2024) malam.

Hal ini sebagai respon tanggap bencana akibat gempa bumi yang terjadi siang hingga sore hari ini.

Kepala BPBD Gresik Sukardi, yang baru saja dilantik hari ini menjelaskan, saat ini dirinya bersama tim BPBD berupaya menyiapkan bantuan dan personel secepat mungkin.

Hal ini karena kapal yang berangkat dari Pelabuhan Gresik ke Bawean berangkat jam 19.00 WIB.

"Saat ini kita fokus menyiapkan bantuan dan personel untuk dikirimkan ke saudara-saudara kita di Pulau Bawean yang memerlukan bantuan akibat gempa bumi hari ini. Kita siapkan secepat mungkin karena kapal dari Gresik dijadwalkan berangkat nanti jam 7 malam," terangnya.

Baca Juga: Pelepasan Jamaah Calon Haji Asal Bawean, Begini Pesan Sekda Achmad Washil

Di samping itu, Pemkab Gresik melalui BPBD juga telah mengeluarkan himbauan bagi masyarakat Gresik, utamanya di Pulau Bawean.

Masyarakat diimbau untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Di samping itu, perlu dilakukan pemeriksaan guna memastikan bangunan tempat tinggal aman sebelum kembali dimasuki.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif di laut Jawa.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser (strikeslip). (YH/NT)

Editor : Yuris P Hidayat