Hadiri Siraman Rohani Guru PAUD dan SD, Bupati Blitar Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama

Reporter : -
Hadiri Siraman Rohani Guru PAUD dan SD, Bupati Blitar Tekankan Pentingnya Pendidikan Agama
Ket. Foto : Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah kembali menghadiri kegiatan siraman rohani, Selasa (2/4/ 2024).

Blitar, JatimUPdate.id,- Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah kembali menghadiri kegiatan siraman rohani, Selasa 2 April 2024. Siraman Rohani kali ini untuk pendidik dan tenaga kependidikan guru PAUD dan SD se-Kabupaten Blitar, bertempat di Masjid Al Fitroh Dermojayan Srengat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Rini Syarifah mengingatkan tugas pendidik dan tenaga kependidikan semakin tidak mudah. Apalagi posisinya adalah pendidik paling dasar yakni untuk anak-anak PAUD dan SD.

Baca Juga: Bupati Blitar Bersama PT. KAI dan Dishub Jatim Resmikan Palang Pintu dan Pos Jaga Perlintasan KA

"Jelas tantangannya jauh lebih besar, dan tentunya sabarnya juga harus dobel. Karena yang panjenengan hadapi adalah anak-anak generasi alpha. Generasi Alpha adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan generasi bagi mereka yang lahir antara tahun 2010 dan 2025." Jelasnya.

Menurutnya, istilah yang pertama kali diperkenalkan oleh peneliti sosial Australia, Mark McCrindle ini merupakan generasi pertama yang dinamai dengan huruf dari alfabet Yunani. Generasi Alpha ini akan tumbuh dalam lingkungan yang sangat dipengaruhi oleh teknologi dan budaya digital.

Selain itu, perilaku, sikap, dan kebiasaan Generasi Alpha kemungkinan besar lebih terpengaruh oleh pandemi COVID-19 dibandingkan dengan generasi lainnya. Kehidupan digital masa kanak-kanak Generasi Alpha tumbuh dengan eksposur yang sangat tinggi terhadap dunia digital.

Mereka lebih awal mengenal perangkat elektronik, permainan digital, dan konten online. Sehingga memungkinkan Generasi Alpha lebih menerima perbedaan dan inklusifitas. Untuk cara mendidik generasi alpha ini tentu juga berbeda dengan generasi sebelumnya.

Baca Juga: Bupati Rini Syarifah Hadiri Siraman Rohani Tenaga Pendidik SMP se-Kabupaten Blitar

"Kuncinya adalah, panjenengan harus adaptasi dengan dunia teknologi. Suka tidak suka, mampu tidak mampu beradaptasi adalah sebuah keharusan. Dan komunikasi dengan para orang tuapun harus semakin intens. Hal ini karena pengaruh teknologi sudah sangat kuat." Tuturnya.

Bupati juga menekankan beberapa hal untuk mendidik generasi alpha yang beriringan dengan orang tua antara lain, peri pendidikan agama, ajarkan sopan santun dan tanamkan nilai-nilai kekeluargaan, Bantu tingkatkan kemauan berjuang anak agar tidak mudah putus asa dan bosan, Ajak dan ajari anak untuk bersosialisasi, Beri batasan terhadap gadget, Jangan biarkan mereka hanya terpaku pada gadget, ajak anak alfa melakukan aktivitas lain untuk mengasah bermacam keterampilan dan kecerdasannya, seperti bermain di outdoor, Lakukan eye contact dan komunikasi dua arah dengan anak karena hal ini penting bagi perkembangan anak, Beri anak permainan edukatif. Bila melalui gadget, usahakan Anda lebih interaktif.

Terakhir, Bupati juga berpesan, agar seluruh program positif dari Dinas Pendidikan harus tetap dilaksanakan dengan baik. Karena ini sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yakni pelajar yang Beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, Mandiri, Bergotong-royong, Berkebinekaan global, Bernalar kritis, dan Kreatif.

Baca Juga: Hadiri Perayaan Dharma Santi, Bupati Blitar Pesankan Ini

"Saya juga minta, semua tetap solid, kompak, berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme Sumber Daya Manusia sehingga dapat turut mendukung upaya pelaksanaan pembangunan daerah secara optimal," imbuhnya. (Adv/Kmf)

 

 

Editor : Advertorial