Yuyung Pengusaha Muda Yang Jatuh Cinta Pada Dunia Jurnalistik 

Reporter : -
Yuyung Pengusaha Muda Yang Jatuh Cinta Pada Dunia Jurnalistik 
Keterangan Foto: Yuyung CY

Lombok _ JatimUpdate.id _ Namanya Yuyung Candra Yanvingsesa, SIP, ditemui media ini saat mengikuti Ujian Kompetensi Wartawan (UKW), di Hotel Golden Palace, Lombok NTB, pada Sabtu (18/05/2024).

Sapaan akrabnya Yuyung, pemuda ini mengaku lahir tahun 1998, pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Ilmu Sosial Pemerintahan (FISIP) Universitas Diponegoro, lulus tahun 2023.

Baca Juga: Dewan Pers Gelar  UKW di NTB 7 Peserta Dinyatakan Tidak Kompeten

"Saya masih ingin melanjutkan pendidikan pada jenjang pendidikan lebih tinggi," katanya.

Alasannya mengikuti UKW melalui penyelenggara Unitomo, karena ingin mendalami dunia jurnalistik.

"Kebetulan, JatimUpdate media tempat saya bekerja, mengikutkan saya UKW, tentu ini kesempatan saya untuk mengembangkan kompetensi saya," jelasnya.

Sebenarnya, sejak masih SMP, pemuda kelahiran tahun 1998 itu mengaku sudah tertarik pada dunia tulis menulis. Bahkan tak jarang berhasil menjadi juara dalam lomba menulis.

"Meskipun masih sebatas dalam lingkungan sekolah, saya seraih meraih juara pertama dalam lomba menulis," ujarnya.

Setelah mengikuti UKW muda, Yuyung masih ingin terus melanjutkan pada jenjang berikutnya.

Baca Juga: Dewan Pers Bersama Wartawan NTB Tolak RUU Penyiaran 

"Setelah saya mengikuti UKW, saya malah ingin terus melanjutkan ke jenjang berikutnya," ujarnya.

Selain menekuni dunia jurnalistik, pemuda kelahiran Ponorogo itu, mengaku juga menekuni dunia usaha, dibidang ekspor impor UMKM, yang dijalaninya sejak tahun 2022.

"Kami menjalankan usaha ini, berkolaborasi bersama teman teman yang punya semangat yang sama," ujarnya.

Saat berbincang bersama pemuda ini, ada kesan semangat yang bergairah. Seorang yang ramah dan terbuka. 

Baca Juga: Ini Dua Alasan Dewan Pers Menolak Revisi UU Penyiaran

Media ini juga membuat janji untuk bertemu kembali pada kesempatan mendatang, untuk menggali lebih jauh. 

"Boleh nanti kita bikin janji lagi, kalau memang masih diperlukan," katanya.

Setelah saling bertukar nomor Handphone, perbincangan menarik ini berakhir. (MR)

Editor : Miftahul Rachman