Realisasi Serapan Anggaran Tembus 89,5 Persen, Fraksi PDIP Apresiasi Kinerja Pemkot
Surabaya, JatimUPdate.id - Fraksi PDI Perjuangan Kota Surabaya mengapresiasi kinerja Pemerintah Kota Surabaya dalam Realisasi Penerimaan pendapatan hingga belanja daerah.
Hal itu disampaikan juru bicara Fraksi PDI Pejuangan kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am dalam pandangan umum pertanggungjawaban Walikota Surabaya terkait pelaksanaan anggaran dan belanja daerah tahun anggaran 2023, pada Sidang Paripurna DPRD Surabaya, di Ruang Utama Lantai III, Rabu (12/6).
Baca Juga: P31 Pertanyakan Transparansi Perwali Nomor 73 Tahun 2025
Abdul Ghoni memaparkan, berdasarkan pemaparan Walikota Surabaya, total pendapatan mencapai 10,7 triliun dengan Belanja Daerah sekitar 7,8 triliun.
Menurut Fraksi PDIP, antara Pendapatan dan Belanja Daerah Keberhasilan Pemerintah Kota Surabaya merealisasikan 89.5 persen serapan anggaran.
"Sehingga memperkuat kebijakan Pemerintah Kota Surabaya kepada masyarakat, baik melalui pelayanan publik maupun pembangunan inirastruktur." kata Abdul Ghoni.
Serta tambah Abdul Ghoni mempertegas komitmen Pemerintah Kota Surabaya untuk merangsang pertumbuhan ekonomi warganya dengan intervensi kebjakan
Dari sisi lain, Fraksi PDIP juga melihat tren yang positif dari Pendapatan Asii Daerah, Tahun 2023 mencapa 6,5 triliun. Sedangkan proyeksi angka ini dalam realisasinya sebesar 87,5 dari target yang ditetapkan.
Dari struktur anggaran tersebut, maka Fraksi PDI Perjuangan membubuhkan lima catatan.
Baca Juga: Pengamat Ingatkan Pemkot: Abai Situs Sejarah Lemahkan Identitas Kota Pahlawan
Pertama, Memberikan Apresisasi terhadap capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari Badan Pemenksa Keuangan Republik Indonesia sebagaimana tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan selama 12 Kali Berturut turut.
Kedua, Mengoptmaikan Belanja Langsung untuk dapat mencapai misi pembangunan Daerah mewwyudkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, memperkuat nilai - nilai lokal dalam sendi sendi kehidupan masyarakat, memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan memantapkan daya samg usaha - usaha ekonomi lokal Inovasi produk dan jasa, serta pembangunan Industin kreatif.
Ketiga, Fraksi PDI Perjuangan juga mendukung berbagai upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam Percepatan pertumbuhan Ekonomi, percepatan pembangunan infrastruktur, menata dan mengembangkan kota yang hasilnya berdampak nyata bagi perkembangan dan pertumbuhan masyarakat Kota Surabaya dengan fokus memantabkan sarana prasarana lingkungan dan pemukiman yang ramah lingkungan.
Keempat, Peningkatan investasi di Kota Surabaya dengan stimulus penyerapan anggaran yang optimal, efektif dan efesien.
Baca Juga: Disorot Presiden AMI Tantang Pemkot Surabaya Klarifikasi Status Rumah Radio Bung Tomo
"Surabaya sebagai kota perdagangan dan jasa harus didukung dengan pembangunan Administrasi yang inovati dan selaras dengan semangat Reformasi Birokrasi sehingga memberikan kenyamanan Investor untuk berinvestasi di kota surabaya." beber Abdul Ghoni.
Kelima, Memberikan Dukungan Penuh dalam Upaya Reformasi Struktural di Lingkungan Pemerintah Kota Surabaya guna melakukan Percepatan pemberian layanan publik terhadap masyarakat surabaya secara prima.
"Selain itu melalui Pertanggungjawaban APBD tahun 2023 dapat digunakan sebagai pemantik serta gambaran guna memperbesar serapan anggaran di Tahun 2024." demikian Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am
Editor : Miftahul Rachman