Pelantikan Rektor Baru UB periode 2022-2027

UB Siap bekerjasama Dengan Industri Untuk Terlibat Dalam Proses Pembelajaran.

oleh : -
UB Siap bekerjasama Dengan Industri Untuk Terlibat Dalam Proses Pembelajaran.
Pelantikan Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,PhD sebagai Rektor UB periode 2022-2027, di Gedung Samantha Krida UB, pada Senin (27/6). (Foto Ist)

Malang (Jatimupdate.id) - Pelantikan Rektor Baru UB periode 2022-2027, UB Siap bekerjasama dengan industri untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Brawijaya (MWA UB) Prof.Dr. Muhadjir Effendi, M.A.P melantik Prof. Widodo, S.Si.,M.Si.,PhD sebagai Rektor UB periode 2022-2027, di Gedung Samantha Krida UB, pada Senin (27/6). 

Prosesi pelantikan ini terasa spesial dengan yang sebelumnya. Pasalnya kali ini yang melantik langsung adalah Ketua MWA. Hal itu mengkuti dengan berubahnya status UB menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) sejak 18 Oktober 2021 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 108 tahun 2021.

Muhadjir menjelaskan, dengan telah ditetapkannya status UB sebagai PTN-BH dan juga telah dilantiknya rektor baru, maka harus dimaknai dengan semangat transformasi menuju UB yang lebih baik. Dia menjelaskan, UB harus bertransformasi menjadi perguruan tinggi masa depan yang berkeunggulan. 

"Hal ini sebagaimana dijabarkan dalam visinya dan diimplementasikan dalam misinya, yaitu: Menjadi perguruan tinggi pelopor dan pembaharu dengan reputasi internasional dalam ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama yang menunjang industri berbasis budaya untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya dalam sambutan.

Muhadjir yang juga sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) mengatakan, pelantikan rektor kali ini merupakan langkah penting dalam agenda transformasi UB. 

Menurutnya, proses ini bernilai fundamental yang akan menentukan langkah UB kedepan. Karena itu, Muhadjir mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada panitia pemilihan dan seluruh civitas akademika yang telah berhasil mengawal dan melaksanakan proses pemilihan rektor yang dilakukan dalam bentuk PTN-BH ini.

"Ini adalah sejarah yang telah dapat diukir dengan baik dan menjadi tanggung jawab kita semua dengan langkah serta kontribusi demi mewujudukan pembangunan peradaban melalui keteladanan," ucapnya.

Tak lupa, Muhadjir mengapresiasi kerja Rektor UB Periode 2018-2022 Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR, MS yang telah bekerja keras dalam menghantarkan UB sebagai PTN-BH pada 2021 lalu.

"Kami mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi2nya atas seluruh dedikasi pengorbanan dan pengabdian yang tak mengenal lelah untuk memberikan prestasi terbaiknya demi kemajuan Universitas Brawijaya," ujarnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir dalam pelantikan rector baru UB, menyampaikan harapannya terhadap Prof Widodo SSi MSi PhD Med Sc. Prof Widodo diharapkan dapat mendorong peran untuk semakin berkontribusi dalam perkembangan Jawa Timur, termasuk juga Indonesia. 

"Semoga Prof Widodo, betul-betul dapat mendorong internasionalisasi Brawijaya, bukan hanya rnahking tapi juga kontribusi yang signifikan, penguatan sektor pangan, pertanian yang itu menjadi kekuatan Brawijaya dan program beliau," pungkasnya.

Dikutip dari laman Youtube UBTV LIVESTREAM, Rektor Baru Ub, menyatakan bahwa Relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, UB Siap bekerjasama dengan industri untuk terlibat dalam proses pembelajaran.