Desa Brambang Darussalam Tlogosari Bondowoso Peringati Selamatan Desa dengan Tradisi Tottaan Merpati
Bondowoso, Jatim Update.id - Desa Brambang Darussalam Kecamatan Tlogosari Kabupaten Bondowoso Jawa Timur menggelar selamatan desa dan peringatan tahun baru Muharram 1446 Hijriyah atau 2024 Masehi dengan Tradisi "Totta'an Merpati" (Pelapasan Burung Merpati) pada Minggu, (21/7/2024).
Kegiatan yang digelar di lapangan dan persawahan Desa Brambang Darussalam merupakan sebuah tradisi yang ada di desa tersebut yang sudah berlangsung turun temurun. Kegiatan itu sebagai bagian dari melestarikan tradisi yang ada di desa, sebagai sebuah interaksi sosial, dan biasa diselenggarakan bersamaan dengan acara selamatan desa atau perayaan hari besar lainnya.
Menurut ketua panitia kegiatan, Muhammad Hafidi, kegiatan 'Totta'an Merpati' diselenggarakan dalam rangka selamatan desa dan merayakan tahun baru Muharram 1446 Hijriyah.
"Totta'an Merpati ini merupakan tradisi desa yang biasa diselenggarakan dalam selamatan desa dan peringatan tahun baru Muharram," tuturnya.
'Totta'an Merpati atau pelesapan burung merpati ialah kegiatan dengan melepaskan burung merpati yang dilakukan oleh masyarakat, dimana nantinya merpati tersebut akan mencari sebuah sangkar dan menempatinya. Kemudian masyarakat yang mempunyai sangkar tersebut berhak mempunyai merpati yang ada di sangkarnya, meskipun bukan merpatinya, bisa juga mengembalikan ke yang punya. Inilah keunikan tradisi ini.
Kemudian, jika orang yang telah mendapati ada burung hinggap di sangkarnya, orang tersebut akan memainkan alat musik tradisional sebagai ungkapan kegembiraan atau kode supaya orang lain yang merasa kehilangan merpatinya mudah dalam mencari.
Uniknya lagi dalam kegiatan ini tidak ada aturan maupun kriteria secara tertulis dalam memulai acaranya.
"Burung merpati pada masa kerajaan dulu sebagai hewan peliharaan yang memiliki peran besar dalam komunikasi diantara Raja-raja,” lanjut Hafidi dalam sambutannya.
Ia mengatakan, pihaknya sangat bangga dengan pelepasan merpati di Brambang, karena ternyata pesertanya tidak hanya berasal Bondowoso saja, melainkan juga berasal dari luar Bondowoso.
"Terimakasih atas semua pihak yang membantu mensukseskan dan meramaikan acara ini, ternyata pesertanya tidak hanya dari Bondowoso, ada juga yang dari Jember," bebernya.
Diketahui ada 167 peserta.
Yang masing-masing peserta membawa paling sedikit 10 ekor bahkan 30 ekor burung merpati. Dan ada lebih kurang 2500 merpati yang dilepas baik punya tuan rumah maupun orang luar.
Kegiatan 'Totta'an Merpati' atau pelesapan burung merpati sendiri lebih mengedepankan nilai sosial yang bersifat lebih normatif, lebih mengutamakan toleransi demi kebersamaan untuk menjaga nilai-nilai sosial yang rukun di masyarakat (*).
Editor : Redaksi