HUT Ke-2 JatimUPdate.id, Redaksi JU Mencicipi Keasrian Fasilitas Wisma Dewi Sri Bulog Jatim

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Kolase Wisma Dewi Sri
Kolase Wisma Dewi Sri

Surabaya, JatimUPdate.id - Pasca direnovasi dan diresmikan pada 2023, tingkat hunian Wisma Dewi Sri, alami peningkatan menyusul letak strategis dan suasana yang nyaman serta harmoni dengan fasilitas hotel berbintang menjadikannya tujuan menginap bagi para pelancong dan pebisnis.

Tim Redaksi JatimUPdate.id pada Jumat-Sabtu, 16-17 Agustus 2024 berkesempatan merasakan keakraban layanan serta kenyamanan fasilitas Wisma Dewi Sri yang saat ini dikelola oleh manajemen Perum Bulog Wilayah Jawa Timur.

Keberadaan Tim Redaksi Jatim yang berjumlah 20 orang berkesempatan6 untuk melakukan Rapat Kerja dan Bisnis Usaha dalam rangka HUT Kedua JatimUPdate.id yang bertepatan dengan peringatan Dirgahayu RI Ke-79 pada 17 Agustus 2024.

Pada Jumat, 16 Agustus 2024, Redaksi JatimUPdate.id menggelar Focus Grup Discussion dengan Tema Ketahanan Pangan Jawa Timur Hulu-Hilir yang menghadirkan Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jawa Timur, Awaluddin Iqbal, Dirut PT Puspa Agro, Dyah Agusmuslim, Presiden Republik Durian Blitar, Anna Lutfie serta Pimpinan Redaksi JTV, Abdul Rokim.

FGD yang juga menggunakan sarana Podcast itu dipandu oleh jurnalis SpektrumTV, Ahmad Junaidi.

Sementara itu, RM UB Opaset Regional V Perum Bulog, Estu Rahmatingtyas membenarkan manajemen telah melakukan proses renovasi Wisma Dewi Sri sebagai hunian penginapan yang nyaman dan berada di lokasi strategis.

"Alhamdulillah, pasca direnovasi dan diresmikan oleh Direksi Perum Bulog pada 2023, Wisma Dewi Sri mengalami peningkatan pada sisi okupansi khususnya bisa full book saat ada aktivitas kemantenan berlokasi di Graha Sativa," kata Estu saat dikonfirmasi Redaksi JatimUPdate.id pada Minggu (18/08/2024).

Desain, kata Estu, dan tata ruang kamar dibuat seharmoni dan senyaman mungkin.
"Wisma Dewi Sri lokasinya sangat strategis, 21 kamar yang disedikan ini dipadukan dengan suasana taman alam yang membuat nyaman penghuni wisma," ungkap Estu.

Wisma Dewi Sri, tegas Estu, juga menyediakan ruang rapat kecil berkapasitas 6-7 orang dan ruang rapat besar dengan kapasitas 10-14 orang.

Kamar bertittle nama benih beras

Disisi lain, Staf Pengelola Wisma Dewi Sri, Siswahyudi menyatakan semua kamar yang tersedia diberi sebutan dengan nama benih padi lokal Indonesia.

"Wisma Dewi Sri memberikan kesan unik dan khas dimana semua kamar diberi nama benih lokal padi seperti mentik wangi, mambramo, clara, rojolele dan lainnya berjumlah 21 nama sesuai jumlah kamar yang tersedia," ungkap Siswahyudi saat diwawancarai JatimUPdate.id pada Jumat, (16/08/2024)

Data yang dihimpun JatimUPdate.id bahwa 21 kamar itu terdiri atas Rojolele, Mentik Wangi, Gogoranca, Bondoyudo, Black Madras, Sedati, Clara, Bogowonto, Cianjur, Cisadane, Krueng Aceh, Ketan Grendel, Dlangu, Mekonga, Mambramo, Nganjuk, Pandanwangi, Hibrida, Ciberuem, Sentra Ramos, Semeru dan Siranda.

Siswahyudi mengungkapkan bahwa 21 kamar itu terbagi atas Standar ada 4 kamar, Deluxe terdiri atas 12 kamar, Family Room 3 kamar dan VVIP 2 kamar.

"Sebenarnya jumlah kamar ada 22 unit namun 1 kamar kini digunakan untuk gudang peralatan sehingga yang ready untuk ditempati menginap adalah 21 unit kamar," kata Siswahyudi.

Secara khusus, Abdur Rohim, jurnalis JatimUPdate.id menyatakan kenyamanannya serta memuji sarana dan fasilitas Wisma Dewi Sri.

"Letaknya strategis, parkirnya luas. Desain kamar-kamarnya sangat menarik. Paduan taman di depan kamar membuat betah menginap berhari-hari dan ini ada di tengah Kota Surabaya. Wisma Dewi Sri bisa dijangkau dari berbagai akses dengan mudah yang berada di depan Taman Pelangi di ruas jalan protokol A. Yani," kata Roy panggilan akrab Abdur Rohim itu.