Akademisi UIC : Demokrasi Indonesia Sudah Memenuhi Syaratnya, Namun Perlu Pembenahan
Semarang, Jatimupdate.id - Syahiruddin, Akademisi sekaligus kepala program studi S1 Manajemen Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, menyampaikan pandangannya mengenai demokrasi yang saat ini tengah berjalan di Indonesia yang menurutnya perlu banyak perbaikan dari sisi implementasinya.
Dalam wawancaranya yang di sampaikan ke Jatimupdate.id, Syahiruddin menyampaikan tatanan demokrasi di Indonesia telah memenuhi syarat-syarat demokrasi.
Baca Juga: Survei, Kekuasaan, dan Ilusi Legitimasi Formal
"Tatanan demokrasi di Indonesia telah memenuhi syarat-syarat demokrasi, namun pada perjalanannya beberapa oknum memberikan pandangan yang berbeda terhadap perlakuan demokrasi yang terjadi di Indonesia". Ujar Syahiruddin, Kamis (12/9).
Ia juga menyampaikan, bahwa pandangan demokrasi yang berbeda ini perlu dilihat secara bijak dan seksama bahwa demokrasi berhak dijalankan oleh seluruh umat tanpa terkecuali
Baca Juga: Demokrasi Elektoral: Antara Koreksi Struktural dan Langkah Mundur Kedaulatan
Namun beberapa pandangan demokrasi harusnya lebih cenderung melihat persoalan bencana yang terjadi dalam pemahaman masyarakat.
Pandangan lain juga mengatakan situasi yang terjadi di Indonesia memberikan hal yang sangat signifikan didalam perjalanan demokrasi itu termasuk pemilu serentak dan juga pemilihan kepala negara.
Baca Juga: Akhmad Munir : Dilema Industri Pers Saat Ini Seperti Kiasan Di Benci Tapi Dirindukan
"Secara historis, perjalanan demokrasi di Indonesia sudah berjalan dengan baik, namun harus digaris bawahi beberapa hal adanya ketidaksesuaian atau tidak dipatuhinya regulasi yang sudah berjalan " pungkasnya.
Syahiruddin berkeinginan dan berharap agar demokrasi berjalan sesuai dengan pemahaman dasar negara mengenai demokrasi itu sendiri.
Editor : Yuyung CY