Tampung Kebutuhan Pelayanan Kesehatan, DPRD: Rumah Sakit di Surabaya Butuh 3000 Tempat Tidur
Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya Johari Mustawan menjelaskan, Rumah Sakit di Surabaya baik milik pemerintah maupun swasta membutuhkan 3.000 tempat tidur untuk menampung kebutuhan pelayanan kesehatan warga kota Pahlawan.
Johari membeberkan, kebutuhan 3000 tempat tidur itu tidak termasuk rumah sakit pusat ataupun provinsi di antaranya Rumah Sakit Dr. Soetomo, Rumah Sakit Haji.
Baca Juga: Temuan Kasus Perundungan, Komisi D DPRD Surabaya Evaluasi Implementasi Perlindungan Anak
"Surabaya jumlah penduduknya sekitar 3 juta berarti kan seharusnya tersedia sekitar 3000 tempat tidur rumah sakit swasta maupun pemerintah untuk menampung warga Surabaya. Ini tidak termasuk rumah sakit pusat ataupun provinsi yang ada di kota Surabaya termasuk Rumah Sakit Dr. Soetomo Rumah Sakit Haji itu kan bukan milik pemerintah kota Surabaya," kata Johari, Senin (11/11).
Maka dari itu, Johari merespons positif rencana pemkot Surabaya yang akan membangun kembali beberapa RSUD Surabaya Timur, Selatan maupun Utara.
Kendarti begitu, Johari menekankan RSUD tersebut menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan bisa memberikan dampak umur harapan hidup lebih panjang.
Baca Juga: Peserta JKN Dinonaktifkan DPRD Surabaya Minta Peringatan Dini dan Reaktivasi Cepat
"Yang penting rumah sakit itu betul-betul menyediakan layanan kesehatan yang mudah diakses oleh warga Surabaya dan bisa memberikan dampak umur harapan hidup yang lebih panjang bagi warga Surabaya," bebernya.
Pasalnya sebut Johari kesehatan merupakan salah satu dari indeks pembangunan manusia (IPM) sehingga harus menjadi perhatian khusus dari Pemerintah Kota Surabaya.
Baca Juga: Malik Dorong Penguatan Sosialisasi dan Mekanisme Reaktivasi BPJS PBI di Surabaya
Pun antara jumlah penduduk dengan rumah sakit satu tempat tidur berbanding 1000 penduduk.
"Terkait dengan pembangunan rumah sakit menurut WHO ya bahwa perbandingan antara jumlah penduduk dengan jumlah rumah sakit itu adalah satu tempat tidur sebuah rumah sakit tuh berbanding dengan 1000 penduduk," demikian Johari Mustawan. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman