Sinergi CEC Bersama KAUJE Korda Bojonegoro Guna Mendorong Pelaku Ekonomi Kreatif Ke Tingkat Ekspor
Bojonegoro, JatimUPdate.id : Adanya image bahwa Indonesia adalah negara eksportir bahan baku harus mulai dirubah menjadi upaya ke sektor usaha eksportir produk jadi.
Hal ini juga berlaku bagi pelaku usaha yang bergerak di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Baca Juga: Kepala Badan Keahlian Sekretariat DPR RI Kunjungi LKSA Muhammadiyah Medokan Ayu, Berikan Motivasi
Sebagaimana diketahui potensi Sumber Daya Alam (SDA) Bojonegoro yang luar biasa, perlu diimbangi dengan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) agar pelaku ekonomi kreatif bisa naik kelas ke tingkat ekspor.
Sebut saja aneka produk berbahan kayu, kain ecoprint, beragam produk herbal dan makanan kering di Bojonegoro yang memiliki peluang bagus untuk ekspor ke Eropa dan Australia.
Arif Purwanto selaku salah satu narasumber dalam kegiatan ini menyatakan bahwa penting nya mapping dan riset sebelum memutuskan untuk memasuki dunia ekspor.
Baca Juga: Ketika Jejaring Alumni Perguruan Tinggi Bertemu untuk Negeri
Mapping perlu dilaksanakan untuk menganalisa ketertarikan dari beberapa negara yang selanjutnya disusul dengan riset kapasitas produksi terkait bahan baku yang berkelanjutan. Adib Nurdiyanto selaku ketua Creative Economy Center (CEC) menyampaikan bahwa pelaku ekonomi kreatif juga perlu lebih semangat mengikuti fasilitasi sertifikat HACCP dan fasilitasi uji laboratorium yang juga menjadi syarat administrasi pelaku ekspor.
Selain itu, drg. Sofan Solikin selaku ketua panitia kegiatan dari Keluarga Alumni Universitas Jember (KAUJE) Kordinator Daerah Bojonegoro, menyampaikan bahwa output dari kegiatan ini harus perlu dikawal hingga tahap realisasi dan kegiatan ini bisa menjadi pintu peluang untuk bersinergi lebih luas di masa mendatang.
"Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta baik dari pelaku ekonomi kreatif dan juga anggota KAUJE. Peserta kegiatan ini tidak dipungut biaya atau iuran apapun dan selama kegiatan berlangsung, peserta juga bisa menikmati susu sapi murni sebagai welcome drink guna mendukung prilaku hidup sehat," kata Sofyan sebagaimana siaran pers yang diterima redaksi JatimUPdate.id pada Minggu (19/01/2025).
Baca Juga: Didampingi Korda KAUJE Lamongan, KKN Unej Disambut Hangat Bupati Lamongan
Setelah diskusi interaktif dilaksanakan, tampak beberapa peserta kegiatan memberikan produk nya kepada anggota KAUJE seperti rempeyek, es teler dan kain ecoprint.
"Kegiatan ni merupakan kolaborasi berkelanjutan antara entitas CEC dengan KAUJE, dari kegiatan ini diharapkan pelaku ekonomi kreatif naik kelas dan bisa menembus pasar global," pungkas wasekjen PP KAUJE Dr. Ulil Hartono. (rilis/yung/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat