Remaja Masjid At-Taqwa Bondowoso Gelar Pesantren Ramadan 1446 H

Reporter : M Aris Effendi
Suasana Pesantren Ramadan (Pesrom) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah oleh Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa Bondowoso.

 

Bondowoso, JatimUPdate.id,- Remaja Masjid (Remas) At-Taqwa Bondowoso kembali menggelar kegiatan Pesantren Ramadan (Pesrom) dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat

Kegiatan ini berlangsung selama 15 hari, mulai 1 hingga 15 Ramadan 1446 H (1–15 Maret 2025), dengan diikuti oleh 38 peserta yang terdiri dari 22 santri putra dan 16 santri putri.

Pesantren Ramadan ini terbuka bagi pelajar SMP, SMA, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keislaman, memperkuat ibadah, serta membangun karakter dan kepemimpinan generasi muda.

*Rangkaian Kegiatan PESROM*

Selama 15 hari, para peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperdalam ilmu agama serta membentuk kepribadian Islami. Kegiatan harian meliputi:

Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik

- Sahur bersama
- Shalat Subuh berjamaah & Kuliah Subuh
- Bimbingan Baca Al-Qur'an, untuk meningkatkan kualitas tilawah dan pemahaman tajwid
- Majelis Ilmu Kitab Salaf ala Aswaja An-Nahdliyah, untuk mendalami kajian klasik Islam
- Bimbingan Sholat dan Bersuci, agar ibadah lebih sempurna sesuai tuntunan syariat
- Bimbingan Perawatan Jenazah, untuk memberikan pemahaman tentang fikih jenazah
- Outbound & Training Motivasi, untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepemimpinan
- Muhasabah (Instropeksi Diri) menjelang akhir kegiatan sebagai refleksi spiritual

Ketua Remas At-Taqwa Bondowoso, Pandu Amukti, menyampaikan bahwa tujuan utama Pesrom adalah mengajak generasi muda untuk meningkatkan nilai-nilai takwa kepada Allah SWT di bulan Ramadan, melatih kepemimpinan dengan baik, serta mengisi waktu dengan kegiatan positif.

“Tahun ini peserta lebih sedikit dibandingkan tahun lalu yang mencapai 50 orang. Namun, kami yakin siapapun dan berapapun yang mengikuti PESROM adalah para remaja yang ingin berbuat baik, berubah lebih baik, dan berlomba-lomba melakukan kebaikan,” ujarnya kepada JatimUPdate.id, Sabtu (8/3/2025).

Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya

Lebih lanjut, Pandu berharap Pesrom yang telah berlangsung selama 44 tahun ini dapat terus menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Semoga dengan Pesrom yang sudah menjadi living legend karena sudah terlaksana selama 44 tahun ini, kultur religius dan agamis bisa viral seluas-luasnya dan menjadi trendsetter kehidupan anak muda,” tambahnya.

Dengan terlaksananya Pesrom angkatan ke-44 ini, para peserta diharapkan dapat membawa perubahan positif dalam kehidupan mereka dan semakin termotivasi untuk terus mendalami ajaran Islam di luar bulan Ramadan. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru