Enny Minarsih UMKM Surabaya Masih Terjerat Bank Titil

Reporter : Ibrahim
Enny Minarsih, dok jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PKS, Enny Minarsih, menemukan fakta miris selama reses di 12 titik. 

Enny menyebut, banyak pelaku UMKM masih terjerat bank titil, bahkan tak mengenal lembaga keuangan milik Pemkot, BPR Surya Artha Utama (BPR SAU).

Baca juga: Akses Jalan Wisata Pakal Belum Optimal, Komisi D DPRD Surabaya Desak Pembenahan

“BPR SAU ini harusnya jadi solusi permodalan, tapi warga justru lebih kenal bank titil. Karena mereka yang jemput bola,” tegas Enny, Jum'at (23/5)

Menurutnya, kondisi ini membuktikan lemahnya sosialisasi program Pemkot. Ia pun menggagas pilot project pemberdayaan UMKM berbasis kelompok, 

Kelompok tersebut akan mendapatkan pembiayaan awal Rp2,5 juta per orang. Bila berhasil bisa naik hingga Rp5 juta.

“Ini jadi bukti, bukan cuma wacana. Harus ada portofolio konkret dari hasil reses,” ujarnya.

Baca juga: Ais Shafiyah Dorong MPLS Surabaya Fokus Karakter dan Literasi Digital

Enny juga menyoroti rendahnya pemahaman warga soal fungsi DPRD. Banyak yang masih mengira dewan bisa menyelesaikan semua urusan.

“Padahal kita ini mitra OPD. Komisi B fokus ke ekonomi dan keuangan. Tugas kami mendorong PAD dan pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Enny mamaparkan, salah satu perusahaan besar bahkan menunggak pajak hingga Rp12 miliar. 

Baca juga: Sikapi Konser Denny Caknan, Komisi D: Sanksi EO Jangan Jadi Ajang Barter Pelanggaran Pengusaha "Nakal"

Maka dari itu, Bapenda diingatkan agar pendapatan daerah bisa ditingkatkan dan kembali ke masyarakat melalui APBD.

“Harus digalakkan untuk pendapatan utamanya dari penunggak pajak untuk kesejahteraan rakyat,” demikian Enny Minarsih. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru