Bondowoso, JatimUPdate.id, – Tangis haru dan rasa bangga menyelimuti acara Haflatut Takharruj dan Imtihan Al Qur’an SD Plus Al Ishlah Bondowoso Tahun 2025, yang digelar sebagai momen pelepasan siswa-siswi kelas akhir, Kamis (29/5/2025).
Kegiatan ini berlangsung khidmat di Auditorium KH. Muhammad Ma'shum, komplek Pondok Pesantren Al Ishlah Grujugan, Bondowoso.
Hadir dalam acara ini Pimpinan Ponpes Al Ishlah KH. Thoha Yusuf Zakaria, jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah di lingkungan Ponpes Al Ishlah, dewan guru, wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Sebanyak 56 Siswa Lulus, Suasana Penuh Haru
Sebanyak 56 siswa kelas akhir dinyatakan lulus, terdiri dari 26 laki-laki dan 30 perempuan. Acara menjadi momen penuh haru, terutama saat nama-nama siswa dipanggil satu per satu untuk menerima ucapan selamat.
Kepala SD Plus Al Ishlah, Afifah Zakiyah Darojah , dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur dan haru atas keberhasilan anak-anak menuntaskan pendidikan dasar.
Ia mengenang momen awal anak-anak masuk sekolah, masih kecil dan menangis, hingga kini tumbuh menjadi pribadi yang matang secara ilmu dan akhlak.
"Kami bangga, anak-anak telah tumbuh dan berkembang dengan baik. Ini bukan akhir, tapi awal dari perjalanan panjang. Harapan kami, mereka menjadi pribadi sholeh dan sholihah, yang mampu menjalani hidup dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak mulia," ujarnya.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada para guru atas dedikasi mendidik dengan sepenuh hati, serta kepada para wali murid atas kepercayaan dan dukungan selama ini. Tak lupa, ia memohon maaf atas segala kekurangan selama proses pendidikan berlangsung.
"Akhlak anak-anak adalah perhiasan masa depan mereka. Pegang teguh nilai-nilai yang didapat selama belajar di SD Plus Al Ishlah," tandasnya.
KH. Thoha Yusuf: Hadirnya Orang Tua Bukti Cinta kepada Anak
Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Dalam tausiahnya, KH. Thoha Yusuf Zakariya menegaskan bahwa kehadiran orang tua dalam acara ini adalah bentuk nyata cinta dan kepedulian terhadap pendidikan anak.
"Kalau tidak hadir, perlu dipertanyakan cintanya kepada anak. Anak-anak sangat senang melihat orang tuanya hadir dan mendampingi momen penting mereka," tegasnya.
KH. Thoha Yusu pun menekankan pentingnya sinergi antara orang tua dan guru dalam mendidik anak. Ia menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung pendidikan di SD Plus Al Ishlah, termasuk Ummi Foundation.
Beliau juga memuji kualitas SD Plus Al Ishlah yang mampu mencetak lulusan berkualitas, bahkan dari keluarga yang datang dari daerah jauh.
"Dengan biaya terjangkau, SD Plus Al Ishlah mampu mengantarkan anak-anak khatam Juz 30 dan memahami nilai-nilai agama dengan baik. Ini bukti pendidikan yang berkualitas," katanya.
Dalam penutup tausiahnya, KH. Thoha mengingatkan bahwa lembaga pendidikan hanya sarana, sedangkan tanggung jawab utama mendidik tetap berada di pundak orang tua.
Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
"Semoga anak-anak yang lulus menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah, serta tercapai cita-citanya. Selamat dan sukses untuk semuanya," pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan wali murid juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas ketulusan dan kesabaran mendidik anak-anak hingga tumbuh menjadi pribadi berilmu dan berakhlak baik.
P5 Seni dan Penghargaan Siswa Berprestasi Tutup Acara
Menjelang akhir acara, siswa kelas 1 hingga 5 menampilkan berbagai karya seni dalam rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Mulai dari kerajinan, tarian, hingga musik hadrah dengan penuh semangat.
Sebagai penutup, panitia memberikan penghargaan kepada siswa-siswi berprestasi, serta doa bersama untuk keberkahan dan kesuksesan para lulusan. (ries/yh).
Editor : Yuris. T. Hidayat