Unusa Terima Kunjungan Calon Mahasiswa Post-Doctoral

Reporter : Wahyu Bahrudin
Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima kunjungan calon mahasiswa Post-doctoral angkatan pertama dari Pakistan. Pertemuan berlangsung pada Rabu, (25/06/2025) di kantor LPPM Unusa Kampus B, Surabaya.

 

Surabaya, JatimUPdate.id : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) menerima kunjungan calon mahasiswa Post-doctoral angkatan pertama dari Pakistan.

Baca juga: Surabaya 1960-1990 Barometer Surealisme di Indonesia

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka diskusi tentang program dan riset yang akan dilakukan. Pertemuan berlangsung pada Rabu, (25/06/2025) di kantor LPPM Unusa Kampus B, Surabaya.

Pada Angkatan pertama para pendaftar berasal dari tiga negara di antaranya; Pakistan, Taiwan, dan Turkmenistan.

Dalam kegiatan tersebut, disambut secara langsung oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Achmad Syafiuddin, Ph.D., dan Ketua Bidang 1 Penelitian dan Inovasi, Mustofa, Ph.D.

Baca juga: Pakar: Jakarta Punya Pengalaman, Surabaya Perlu Ambil Pelajaran Bukan Antipati Urbanisasi 

Ketua LPPM Achmad Syafiuddin, Ph,D. menegaskan bahwa program post-doctoral merupakan kegiatan strategis Unusa untuk mencapai visi khususnya menjadi pusat ilmu dan teknologi berskala internasional.

"Unusa fokus dan hanya menerima calon post-doctoral mahasiswa asing dengan syarat yang sangat kompetitif," ujar Achmad Syaifuddin.

Lebih lanjut, ia juga menambahkan beberapa benefit yang akan diterima oleh calon mahasiswa post-doctoral.

Baca juga: Jakarta Terbuka, Surabaya Pilih Operasi Yustisi, Ini Kata Pakar Unesa

"Kami juga menyediakan benefit yang menarik bagi post-doctoral, seperti insentif, asrama, dana penelitian, asuransi kesehatan, sehingga mereka hanya fokus untuk mengembangkan keilmuan dan teknologi khususnya untuk kemajuan dan percepatan Unusa," jelasnya.

Perlu diketahui, laboratorium yang dimiliki Unusa telah memiliki alat dan teknologi yang sangat memadai untuk pengembangan keilmuan dan teknologi terdepan. (wb/yh).

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru