Surabaya,JatimUPdate.id - Ketua Pansus Raperda Perusahaan Daerah (Perumda) Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) Yuga Pratisabda Widyawasta, melakukan pertemuan perdana dengan sejumlah pihak.
Yuga menjelaskan, pertemuan pertama fokus pada evaluasi, monitoring dan menyamakan persepsi untuk proyeksi KBS ke depannya.
Baca juga: Singgung Pasar Turi, Machmud: Harusnya Pemkot Gelisah Bagaimana Pasar Itu Bangkit
"Hari pertama memang kita ini masih belum masuk pasal-perpasal, kita masih prolog, evaluasi, dan monitoring untuk KBS. Jadi kita satukan visi-misi dulu, samakan persepsi kita." tutur Yuga, Rabu (16/7).
Yuga menjelaskan, pembahasan Raperda mengacu pada amanat undang-undang dan peraturan.
"Karena perubahan bentuk usaha ini sebagai perubahan, itu kan amanat undang-undang, amanat peraturan yang memang harus dilaksanakan," jelas legislator PSI tersebut.
Yuga tak menampik, pendapatan KBS mengalami penurunan tahun 2024. Namun, 2025 pendapatan KBS kembali melonjak.
Baca juga: Komisi C Desak Kontrak Payung Dievaluasi
Sayangnya, Yuga belum menjabarkan secara detail berapa jumlah lonjakan pendapatan yang didapat KBS pada tahun 2025
"Nah mungkin dari segi bisnis KBS menurun. Jadi memang di tahun 2024, untuk laporannya. Tetapi di mediu 2025 ini, bagus. Ya, bagus. Jadi meningkat. Meningkat agak lumayan." urai Yuga.
Yuga mengungkapkan, melonjaknya pendapatan KBS tidak lepas dari kerja keras dua direksi.
Baca juga: Komisi B Desak Pemkot Surabaya Tertibkan Spa dan Sauna Plus-Plus, Jangan Cuma Diskotek
Meskipun papar Yuga BUMD milik pemerintah kota Surabaya itu belum memiliki direktur utama.
"Jadi, ya saya apresiasi kerja dari dua direksi ini, walaupun belum ada dirutnya. Tapi kerja mereka berdua sudah mulai kelihatan, dalam artian dari keuangan aja sudah kelihatan (pendapatan meningkat)." demikian Yuga Pratisabda Widyawasta. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman