Jadi Tuan Rumah KRAI 2026, UNEJ Persembahkan Juara Tiga Lewat Robot Lahbako-San
TegalBoto, Jember, JatimUPdate.id, – Universitas Jember (UNEJ) mencatatkan prestasi membanggakan pada penyelenggaraan Kontes Robot ABU Indonesia (KRAI) 2026.
Tidak hanya sukses menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya sejak kompetisi ini digelar pada 2003, tim robotik Fakultas Teknik UNEJ, Lahbako-San, juga berhasil meraih peringkat ketiga nasional.
Prestasi tersebut diraih setelah Lahbako-San menundukkan robot Brido WCT milik Universitas Airlangga (Unair) dengan skor 100-50 pada laga perebutan juara ketiga yang berlangsung di Auditorium UNEJ, Minggu (12/7/2026).
KRAI 2026 diikuti 28 tim terbaik dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia.
Kompetisi bertema "Kung Fu Quest" ini menjadi ajang seleksi untuk menentukan wakil Indonesia pada ABU Asia-Pacific Robot Contest (ABU Robocon) 2026 di Hong Kong.
Gelar juara pertama akhirnya diraih Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Perjalanan Lahbako-San menuju podium bukanlah hal mudah.
Berstatus bukan sebagai tim unggulan, robot kebanggaan Fakultas Teknik UNEJ tampil mengejutkan sejak babak gugur.
Mereka mengalahkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dengan skor telak 130-0, kemudian menyingkirkan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto 130-10 untuk memastikan tiket ke semifinal.
Di empat besar, Lahbako-San menghadapi salah satu unggulan turnamen, yakni robot Richie milik ITS Surabaya.
Pertandingan berlangsung sengit, bahkan sempat terjadi adu posisi antarkedua robot saat memperebutkan area penempatan kotak.
Meski akhirnya kalah 70-130, tim UNEJ mampu bangkit pada perebutan tempat ketiga dan menutup kompetisi dengan kemenangan atas Universitas Airlangga.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNEJ, Fendi Setyawan, mengaku bangga atas perjuangan tim Lahbako-San yang mampu melampaui target dengan menembus semifinal hingga akhirnya meraih posisi ketiga nasional.
"Saya bangga dengan perjuangan anak-anak Fakultas Teknik UNEJ. Sejak awal tidak banyak yang memprediksi kami mampu melaju sejauh ini. Walaupun belum menjadi juara pertama, target masuk semifinal telah tercapai. Semoga pada ajang berikutnya bisa meraih hasil yang lebih baik," ujarnya.
Selain prestasi di arena pertandingan, Fendi menilai keberhasilan UNEJ menjadi tuan rumah KRAI 2026 juga membawa dampak positif bagi Jember. Kehadiran ratusan peserta, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah turut menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, hingga usaha kuliner di sekitar lokasi kegiatan.
Bagi UNEJ, penyelenggaraan KRAI 2026 menjadi momentum untuk menunjukkan kapasitas sebagai penyelenggara kompetisi teknologi tingkat nasional sekaligus menegaskan komitmen kampus dalam mendorong inovasi, riset, dan pengembangan talenta mahasiswa di bidang robotika. (ries/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat