KKN Mahasiswa Unmuh Gresik

Kotak Donasi Sampah di SMPN 9 Balongpanggang, KKN UMG Ajak Siswa Bijak Kelola Plastik

Reporter : Redaksi
Sinergi KKN UMG dan SMPN 9 Balongpanggang menghadirkan Kotak Donasi Sampah Botol sebagai langkah nyata menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. (Foto Devinna Aura for JatimUPdate.id)

Balongpanggang, Gresik, JatimUPdate.id – Upaya mengurangi sampah plastik mendapat sentuhan baru di SMPN 9 Balongpanggang.

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) Program Studi Teknik Industri menyerahkan Kotak Donasi Sampah Botol kepada pihak sekolah, Selasa (12/8/2025).

Baca juga: Progres Sekolah Rakyat Gresik Tembus 27 Persen, Ditargetkan Beroperasi Tahun Ajaran 2026/2027

Kotak ini bukan tempat sampah biasa. Isinya khusus untuk plastik yang masih bisa dimanfaatkan kembali, seperti botol minum, gelas bekas, ember rusak, mika, dan sejenisnya.

Tujuannya jelas: memudahkan pemilahan, memaksimalkan daur ulang, dan mengurangi pencemaran lingkungan.

Ketua pelaksana kegiatan, Ravin, mengatakan ide ini diambil untuk menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini.

“Kami ingin mengajarkan bahwa sampah plastik bukan hanya limbah, tapi bisa menjadi bahan baku baru jika diolah dengan tepat,” ujar Ravin.

Baca juga: Achmad Rubai : Warung Kare Ayam Pelabuhan Bu Mani, Kenangan Romantisme, Cita Rasa Khas Tak Terlupakan

Kotak ditempatkan di titik strategis agar mudah diakses siswa. Plastik yang terkumpul nantinya akan disalurkan ke bank sampah atau mitra pengelola daur ulang. Ahsan, mahasiswa KKN, menambahkan bahwa daur ulang mampu menghemat energi dan menekan emisi karbon. “Kalau kita kurangi pembuatan plastik baru, otomatis kita ikut menekan pemanasan global,” jelasnya.

Pihak sekolah pun menyambut baik program ini. Guru Bidang Kesiswaan SMPN 9 Balongpanggang, Priyanto, mengaku senang karena program ini sejalan dengan visi sekolah yang peduli lingkungan. “Anak-anak jadi paham memilah sampah dan tahu plastik bisa dimanfaatkan lagi,” katanya.

Anang, mahasiswa KKN lainnya, berharap gerakan ini menular ke sekolah lain. “Mulai dari langkah kecil di sekolah, dampaknya bisa besar untuk bumi,” ungkapnya.

Baca juga: 750 Pemudik Diberangkatkan, Pemkab Gresik Sediakan 15 Bus Untuk Program Mudik Gratis

Dengan hadirnya Kotak Donasi Sampah, sekolah ini tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tapi juga ikut mendorong gerakan hijau yang lebih luas.

Pewarta: Anang Firdaus (red/roy)

Editor : Ibrahim

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru