Bondowoso, JatimUPdate.id – DPD Partai Golkar Bondowoso menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI Tahun 2025 di kantor DPD Golkar, Sabtu (20/9/2025).
Baca juga: BREAKINGNEWS: Jembatan Sukowiryo di Jalan Mastrip Bondowoso Ambrol Satu Sisi, Akses Dibatasi Ketat
Forum lima tahunan ini dihadiri Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid bersama Wakil Bupati As’ad Yahya Safi’i.
Ketua DPD Golkar Bondowoso, Ady Kriesna, dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan partai bukanlah hasil kerja individu, melainkan buah perjuangan kolektif kader hingga ke tingkat desa.
“Kalau ada keberhasilan, itu bukan karena saya pribadi. Semua lahir dari dedikasi, loyalitas, dan perjuangan kolektif kader Golkar,” tegas Ady Kriesna.
Kriesna menyebut Musda harus menjadi ajang muhasabah, bukan sekadar memilih ketua atau menyusun program. Menurutnya, kepemimpinan politik juga harus mewariskan nilai perjuangan, bukan hanya membangun infrastruktur atau mengejar jumlah kursi di parlemen.
Baca juga: Retribusi Administrasi Dihapus, Raperda Pajak Baru di Bondowoso Permudah Layanan Publik
“Jika Partai Golkar besar, maka semua yang ada di dalamnya akan ikut besar. Tapi kalau hanya membesarkan satu orang, belum tentu partai ikut besar,” tandasnya.
Bupati Hamid Ajak Bersinergi
Dalam kesempatan itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menekankan bahwa musyawarah bukanlah ajang saling mengalahkan, melainkan wadah untuk memperkuat kebersamaan.
Baca juga: Bupati Bondowoso Resmi Buka Festival Ramadhan 2026, Dorong Ekonomi Rakyat dan Pelestarian Budaya
“Musyawarah itu bukan mencari siapa yang benar, tetapi bagaimana kita bisa bersama-sama menemukan solusi. Kita berkumpul bukan untuk saling mengalahkan, tapi untuk bersinergi,” ujar Hamid.
Bupati mengajak seluruh kader Golkar untuk menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun golongan. Menurutnya, kolaborasi antara partai politik dan pemerintah daerah sangat penting untuk mewujudkan pembangunan Bondowoso. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman