Puluhan Ribu Warga Batu Bergerak Bersama Rayakan World Cleanup Day 2025

Reporter : Deki Umamun Rois
Wali kota batu dan wakil walikota batu dalam giat Kampanye Global World Cleanup Day (WCD) 2025. (Foto DLH Batu for JatimUPdate.id)

 

Batu, JatimUPdate.id – Semangat kebersamaan dan kepedulian lingkungan menyelimuti Kota Batu dalam peringatan World Cleanup Day (WCD) 2025.

Baca juga: Ritual Pembersihan Diri Menyambut Ramadan, Tradisi Ngumbah Dandang di Kota Batu Kembali Dihidupkan

Lebih dari 30 ribu relawan dari berbagai kalangan tumpah ruah di 24 titik aksi bersih-bersih, menyatukan langkah dalam kampanye global yang melibatkan 180 negara ini.

Gerakan yang berlangsung selama dua hari, 19-20 September 2025, ini tidak hanya menjadi momentum perayaan Hari Jadi Kota Batu ke-24, namun juga tonggak penting dalam perjalanan kota menuju pengelolaan sampah berkelanjutan.

Melalui Surat Edaran Wali Kota Batu Nomor 658.1/2236/35.79.410/2025, aksi WCD 2025 digelar secara serentak di seluruh wilayah kota.

Dari jalanan utama, sungai, desa hingga pusat kota, warga dari pentahelix—pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, pengusaha, hingga masyarakat umum—bersatu membersihkan lingkungan mereka.

Dengan tema #24-24 Untuk Satu Kota, kegiatan ini fokus pada 24 desa dan kelurahan, sejalan dengan usia Kota Batu yang memasuki 24 tahun.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Dian Fachroni Kurniawan, menyatakan bahwa target utama tahun ini adalah melibatkan 5% dari jumlah penduduk, sekitar 11 ribu relawan, sebagai langkah awal menuju pengelolaan sampah 100% pada 2029.

"World Cleanup Day bukan sekadar aksi pungut sampah sehari, tetapi upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga lingkungan," ujar Dian.

Aksi “Satu Hari, Satu Aksi, Satu Bumi” dimulai Jumat pagi dengan partisipasi luas dari berbagai sektor, termasuk instansi pemerintahan, bisnis, BUMD, perbankan, serta institusi pendidikan.

Fokus utama aksi tahun ini juga merambah area perbatasan Kota Batu yang sering menjadi titik kritis penumpukan sampah.

Hingga malam hari, lebih dari 10 ribu relawan berhasil mengumpulkan 3.438 kilogram sampah.

Baca juga: Proses Seleksi Sekda Kota Batu Dimulai, Target Tuntas dalam Tiga Bulan

Keesokan harinya, giliran desa, kelurahan, dan lembaga masyarakat melanjutkan aksi pembersihan, termasuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Tempat Pengolahan Sampah dan Bank Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Puncak kegiatan diselenggarakan di Alun-Alun Kota Batu, diawali dengan kegiatan edukasi Operasi Pasukan Semut yang melibatkan anak-anak usia dini.

Wali Kota Batu, Nurochman, bersama jajaran Forkompimda, turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih di area Alun-Alun dan sepanjang aliran Sungai Kebo di Jalan Brantas.

Sebagai bagian dari program keberlanjutan, 2.400 paket kompos hasil panen perdana Big Composter TPA Tlekung dibagikan kepada warga sebagai langkah konkret mendukung pengurangan limbah organik.

Hingga Senin sore, (22/9/2025), laporan terakhir mencatat partisipasi relawan meningkat signifikan menjadi 30.294 orang, atau sekitar 13% dari total populasi Kota Batu. Sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 9.525 kilogram, melebihi target awal yang ditetapkan.

Lebih dari sekadar angka, semangat gotong royong ini menegaskan komitmen warga Batu menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga: Eko Suhartono Dilantik Sebagai Pj. Sekda Kota Batu

Wali Kota Nurochman menekankan bahwa setiap tindakan, sekecil apapun, memiliki dampak jangka panjang.

“Bumi yang kita pijak harus tetap layak huni untuk generasi mendatang. Kepedulian dan kebersamaan warga adalah pondasi utama perubahan besar,” tutur Walikota Batu.

World Cleanup Day 2025 di Kota Batu membuktikan bahwa perubahan nyata dimulai dari kesadaran kolektif dan aksi bersama.

Dengan keterlibatan luas dari seluruh lapisan masyarakat, kota ini semakin mantap melangkah menuju target pengelolaan sampah 100% pada 2029 sesuai RPJMN 2025-2029.

Momentum ini juga menjadi pengingat pentingnya setiap individu turut menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih bersih dan sehat. (dek/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru