Kriminalitas di Sidoarjo Turun 32 Persen Sepanjang 2025, Pengungkapan Kasus Justru Meningkat

Reporter : Imam Hambali
Kapolresta Sidoarjo Christian Tobing didampingi Wakapolresta AKBP Mohammad Zainur Rofik dan pejabat utama Polresta Sidoarjo. Dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (30/12/2025), kepolisian mengungkapkan jumlah kasus kriminal

 

Sidoarjo, JatimUPdate.id - Polresta Sidoarjo mencatat penurunan signifikan angka kriminalitas sepanjang tahun 2025. Dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolresta Sidoarjo, Selasa (30/12/2025), kepolisian mengungkapkan jumlah kasus kriminal turun 579 perkara atau sekitar 32 persen dibandingkan tahun 2024.

Baca juga: Wabup Sidoarjo Bersama Gubernur Jatim dan Forkopimda Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Desa Kedensari

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing mengatakan, penurunan tersebut berbanding lurus dengan meningkatnya kinerja penyelesaian perkara.

Tingkat penyelesaian kasus tindak pidana naik dari 117 persen pada 2024 menjadi 118 persen di tahun 2025.

“Penurunan kriminalitas ini kami capai melalui penguatan langkah preventif, seperti patroli perintis presisi, patroli kota presisi, patroli dialogis, hingga kring serse yang dilakukan secara konsisten sepanjang 2025,” ujar Christian Tobing didampingi Wakapolresta AKBP Mohammad Zainur Rofik dan pejabat utama Polresta Sidoarjo.

Di bidang pemberantasan narkoba, Satresnarkoba Polresta Sidoarjo dan jajaran berhasil mengungkap 372 kasus sepanjang 2025, atau meningkat 16,25 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 491 tersangka, naik 27,53 persen dibandingkan tahun 2024.

Sementara itu, angka kecelakaan lalu lintas pada 2025 mengalami kenaikan tipis dari 1.661 kasus menjadi 1.675 kasus atau naik 0,84 persen.

Baca juga: Polda Jatim Gelar Simulasi Sispamkota di Sidoarjo, Latih Kesiapsiagaan Hadapi Kerusuhan

Meski demikian, jumlah korban meninggal dunia justru turun drastis, dari 140 orang pada 2024 menjadi 33 orang di tahun 2025, atau turun hingga 76,42 persen.

Namun, jumlah korban luka berat tercatat meningkat dari 67 orang menjadi 129 orang.

Polresta Sidoarjo juga melaporkan penurunan jumlah penindakan pelanggaran lalu lintas.

Jumlah tilang turun 47,12 persen, sementara teguran berkurang hingga 67,24 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: PMII Sidoarjo Demo Polresta, Tuntut Usut Tuntas Kasus Kematian Affan

Kapolresta Sidoarjo menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Forkopimda, TNI, para pemangku kepentingan, tokoh agama, insan pers, serta masyarakat Sidoarjo atas dukungan dan kerja sama selama ini.

Berkat sinergi tersebut, Polresta Sidoarjo sepanjang 2025 berhasil meraih lebih dari 12 penghargaan dari Mabes Polri, Polda Jawa Timur, hingga sejumlah kementerian.

“Ke depan, tantangan kamtibmas akan semakin beragam. Kami akan terus berupaya maksimal memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif demi terwujudnya situasi kamtibmas yang kondusif di Kabupaten Sidoarjo,” tegas Christian Tobing.(ih/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru