Pasirian, Lumajang, JatimUPdate.id - Untuk memenuhi kewajiban pengelola Ketahanan Pangan, BUMDesa dari seluruh Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang melaksanakan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan BUMDes.
Baca juga: H. Junaedi, Kepala Desa Ponggok Dilantik Sebagai Ketua DPP APDESI
Kegiatan ini merupakan hasil fasilitasi yang dilakukan oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Pasirian untuk diberikan bekal ilmu dari pemateri atau narasumber dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Lumajang dan Dinas PMD Kabupaten Lumajang.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan kurikulum dari Balai Besar Pelatihan Masyarakat (BBPM) Kemendesa PDT dari Jakarta.
Pelaksanaan Bimbingan Teknis ini di Desa Condro, Pasirian, Lumajang yang diikuti oleh seluruh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk memahami teknis penyusunan pelaporan yang sesuai dengan standar akuntansi yang ada.
Dalam mengikuti Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan ini, BUMDes mengirimkan pengurus 2 orang untuk menjadi pesertanya.
Peserta yang hadir diberikan materi pembelajaran tentang cara menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan standar akuntansi yang berlaku.
Peserta bimtek juga dibimbing tentang cara membuat laporan pertanggungjawaban yang jelas dan transparan.
Baca juga: Tahun 2026, Prabowo Targetkan Pembangunan 1.000 Desa Nelayan
"Kami berharap dengan adanya Bimbingan Teknis ini adalah Good Job, bagi BUMDes Se Kecamatan Pasirian dapat meningkatkan kemampuan dalam menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel," kata Risha Kepala Bidang PUED DPMD Kabupaten Lumajang, dalam sambutannya.
Kegiatan ini mendapat apresiasi sebagai kegiatan yang positif dan pertama kalinya diinisiasi dan diselenggarakan oleh asosiasi BUMDes secara mandiri.
Para pengurus BUMDes yang hadir 11 Desa se Kecamatan Pasirian juga diberikan bimbingan khusus sesuai aplikasi yang terstandar dan diberi kesempatan untuk bertanya dan berbagi pengalaman dalam menyusun laporan keuangan pengelolaan Ketahanan Pangan Desa yang akan disajikan dalam setiap semesternya.
Lebih jauh peserta bimtek juga diberikan contoh-contoh laporan keuangan yang sudah jadi sebagai referensi dan juga dilakukan simulasi praktek akuntansi secara baik dari Balai Besar Pelatihan Masyarakat di Jakarta.
Baca juga: Kebijakan Baru Dana Desa 2026: Fokus Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih
Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan BUMDes di Kecamatan Pasirian mampu menyajikan pelaporan yang baik, benar dan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi dan keuangan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kontribusi BUMDes dalam pembangunan desa.
"Pengurus bisa menyerap ilmu yang diberikan agar mampu menyajikan pelaporan secara sistematis, transparan dan akuntabel" seperti yang dipesankan oleh Mujib Bastoni TA PM Kabupaten.
Lebih dalam tujuan utama yang tersampaikan dengan terampilnya kemampuan dan kapasitas pengurus BUMDes maka diharapkan dapat mengelola ketahanan pangan desa secara berkelanjutan.
Meningkatkan manajemen mutu dan kemampuan kinerjanya membantu mendorong masuknya pendapatan asli desa secara signifikan dari BUMDes. (ries/mmt)
Editor : Miftahul Rachman