Bahlil Lahadalia Tolak Jatah Jabatan, Kader Wajib Nyaleg

Reporter : Shofa
Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia

Jakarta, JatimUPdate.id - Ketua Umum DPP Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menegaskan tidak ada lagi ruang bagi praktik “jatah-jatahan” jabatan di internal partai. Ia menekankan, seluruh kader harus bekerja nyata dengan turun langsung sebagai calon legislatif (caleg) demi membesarkan perolehan suara Golkar.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam acara Pengukuhan Pengurus Akademi Partai Golkar di Sekretariat DPP Partai Golkar, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Menurutnya, jabatan tidak boleh menjadi tujuan tanpa kerja elektoral yang konkret.

Baca juga: Jefri Gultom: Bahlil Diserang Saat Pemerintah Genjot Kemandirian Energi Nasional

“Nyaleg enggak mau, tapi jabatan mau. Enggak ada jatah-jatahan. Semua harus kerja,” tegas Bahlil di hadapan kader.

Baca juga: Presiden Prabowo Subianto Luncurkan Program Mandatori Biodiesel B50

Ia juga menggarisbawahi pentingnya meritokrasi di tubuh partai. Kader yang menunjukkan kinerja baik di lapangan akan diprioritaskan untuk diberi penugasan dan peran strategis. Sebaliknya, mereka yang tidak mau turun bekerja diminta tidak menuntut posisi.

Bahlil menilai orientasi kerja partai ke depan harus fokus pada penguatan elektoral, bukan sekadar manuver elite. Menurutnya, partai hanya bisa bertahan dan solid jika seluruh kader memiliki orientasi yang sama: bekerja memenangkan suara dan kursi di parlemen.

Baca juga: Bahlil Minta Masukan Rektor dan Guru Besar soal Kebijakan Energi, Sebut Diskusi Bak Fit and Proper Test

“Kalau mau partai ini survive dan kompak, orientasinya kerja. Yang kerja baik, dipakai. Yang tidak, jangan minta jatah,” pungkasnya (*)

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru