Malang, JatimUPdate.id - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang, melalui program Pengabdian Masyarakat Tematik (PM-T) Kelompok 30, melaksanakan kegiatan inovatif di Desa Mulyorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Baca juga: Resmi, Setiap Jumat Kabupaten Malang Terapkan WFH untuk ASN
Selama satu bulan, mereka fokus mengoptimalkan kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Mulyorejo 01 dengan memperkenalkan media pembelajaran baru berupa papan perkalian interaktif.
Langkah ini didasarkan pada kebutuhan mendesak sekolah untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa terhadap pelajaran matematika—mata pelajaran yang kerap dianggap sulit oleh siswa.
Media pembelajaran ini dirancang untuk mempermudah siswa memahami konsep dasar perkalian secara menyenangkan dan interaktif.
Berdasarkan wawancara dengan guru-guru di SDN Mulyorejo 01, terungkap bahwa rendahnya minat siswa dalam belajar matematika menjadi kendala utama.
Selain itu, keterbatasan perangkat pembelajaran semakin memperumit penyampaian materi. Untuk menjawab tantangan ini, mahasiswa PM-T memperkenalkan papan perkalian sebagai alat bantu yang praktis dan efektif.
Papan perkalian tersebut dirancang dalam bentuk kotak sederhana yang dilengkapi dengan stik. Dengan menggunakan baris dan kolom, siswa dapat menelusuri hasil perkalian secara sistematis.
Pendekatan ini memungkinkan siswa tidak hanya menghafal hasil, tetapi juga memahami proses di baliknya.
Kegiatan sosialisasi media pembelajaran ini berlangsung dengan lancar dan mendapatkan respons hangat dari siswa serta pihak sekolah.
Lebih jauh para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi, sementara guru-guru merasa terbantu dengan kehadiran alat tersebut. Kepala SDN Mulyorejo 01, Ermawati, S.Pd., menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa UNITRI.
Baca juga: SNBP 2026: Pelajar Malang Tunjukkan Prestasi Gemilang
“Terima kasih banyak kepada mahasiswa PM-T atas media pembelajaran matematika ini. Media ini sangat membantu guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, sembilan mahasiswa dari PM-T Kelompok 30 bekerja secara kolaboratif. Sebagian bertugas memberikan penjelasan materi, sementara lainnya mendampingi siswa saat menggunakan papan perkalian. Pendampingan dilakukan secara bertahap untuk memastikan bahwa setiap siswa mendapat perhatian yang memadai.
Hasilnya, suasana kelas terasa lebih komunikatif dan dinamis. Siswa aktif berpartisipasi dan menunjukkan minat yang lebih besar dalam belajar matematika.
Interaksi yang baik antara mahasiswa dan siswa menjadi kunci keberhasilan program ini.
Kegiatan ini menuai harapan dari pihak sekolah agar program serupa dapat dilaksanakan secara rutin. Hal ini dinilai penting untuk memperluas dampak positif kepada lebih banyak siswa dan komunitas sekolah lainnya.
Elita Mega Selvia Wijaya, S.Pd., M.Pd., selaku dosen pembimbing lapangan, juga menambahkan bahwa kegiatan ini bertujuan menciptakan SDM yang unggul, berkarakter, dan memiliki semangat gotong royong.
Baca juga: OJK dan Bareskrim Polri Amankan Tersangka Kasus Dugaan Tindak Pidana Perbankan di BPR Malang
“Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah. Kerja sama yang baik antara mahasiswa dan sekolah diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam mata pelajaran matematika,” ungkapnya.
Melalui program Pengabdian Masyarakat Tematik ini, mahasiswa UNITRI berhasil menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dan aplikatif.
Papan perkalian interaktif menjadi salah satu solusi nyata untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap matematika sekaligus memotivasi mereka untuk belajar lebih giat.
Program ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan sekolah dasar dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, kreatif, dan menyenangkan.
Pihak sekolah berharap agar program serupa dapat terus berlanjut, membawa dampak yang lebih luas, dan menjadi contoh kerja sama strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di masa depan. (dek/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat