Surabaya,JatimUPdate.id – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan buka suara terkait rencana Pemkot yang akan meluncurkan “Voucher Parkir Suroboyo”.
Voucher Parkir Suroboyo itu sebagai alternatif pembayaran parkir digital di titik Parkir Tepi Jalan Umum (TJU).
Baca juga: DPRD Minta Pasar Murah Tak Cuma 93 Titik, Dorong Skema Kupon
Menurut Eri, penerbitan Voucher Parkir Suroboyo tersebut untuk memastikan pelayanan parkir di kota Pahlawan dapat diakses seluruh kalangan.
“Penerbitan voucher parkir ini bagian dari upaya memastikan semua pelayanan sektor parkir bisa diakses oleh seluruh kalangan. Tidak hanya yang punya HP dengan fasilitas mobile banking, QRIS maupun kartu pembayaran non-tunai,” kata Eri, kepada Jatimupdate.id, Rabu (4/3).
Ia menegaskan, layanan publik harus bersifat inklusif termasuk masyarakat yang belum terakses layanan keuangan digital.
“Masyarakat yang belum terakses keuangan digital bisa menggunakan voucher ini. Jadi syarat pelayanan publik itu harus inklusif,” ujarnya.
Eri menyebut, skema Voucher Parkir Suroboyo ini juga menjadi pembelajaran dari sejumlah kota di dunia yang lebih dulu menerapkan parkir digital.
Kendati begitu, Eri tak menampik ada kendala pada kelompok lansia dan masyarakat tertentu yang belum familiar dengan sistem non-tunai.
“Voucher ini hadir sebagai sarana alternatif. Jadi baik non-tunai maupun voucher, semuanya bisa digunakan untuk pembayaran parkir di tepi jalan umum,” jelasnya.
Baca juga: Komisi C Minta DPRKPP Fasilitasi Pelepasan PSU Griya Surabaya Asri Sebelum Lebaran
Eri menambahkan, sistem tersebut untuk memberlakukan pembayaran tunai di lokasi parkir.
Sedangkan untuk voucher, warga dapat membeli di gerai yang disediakan termasuk di ritel modern.
“Ini memastikan tidak ada pembayaran tunai di lokasi. Warga bisa beli voucher di gerai, nanti saat parkir tinggal diserahkan. Sesuai perda, mobil Rp5 ribu dan motor Rp2 ribu,” terangnya.
Selain memperluas akses, Eri menyebut kebijakan ini juga dianggap mampu meminimalkan potensi kebocoran retribusi parkir.
Baca juga: 28 Tahun Menggantung, Warga Griya Surabaya Asri Dijanjikan PSU Rampung Sebelum Lebaran
“Ketika voucher dibeli, itu sudah pasti masuk ke Pemkot. Tinggal nanti diserahkan ke petugas parkir di lapangan,” tandasnya.
Plt Kepala Dishub Kota Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, konsep voucher ini sudah pernah diuji coba secara terbatas pada awal 2024 di lokasi yang dijaga petugas Dishub.
Melihat potensi positifnya, Dishub berinisiatif memperluas jangkauan penggunaan voucher ini.
“Voucher Parkir Suroboyo ini nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga di seluruh titik parkir tepi jalan umum di Surabaya,” kata Trio. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman