Oleh Abdur Rahman Sukardi
Pengamat Sosial, Ekonomi, dan Hukum
Baca juga: Ngene-ngene Wae Ibadah Haji ke Tanah Suci
Jakarta, JatimUPdate.id - Belanja haji & umrah Indonesia ± Rp50–70 triliun/tahun, menggerakkan ekonomi domestik: dana kelolaan > Rp160 triliun, kuota ±220 ribu jamaah, melibatkan UMKM, maskapai, hingga perbankan.
Baca juga: Jendral Dudung Jalankan Mandat Negara Kawal Pelaksanaan Ibadah Haji Sebagai Amirulhajj
Sebaliknya, belanja wisata luar negeri mencapai ± Rp165–225 triliun/tahun, dengan 8–11 juta perjalanan—dominan konsumtif.
Ironinya, yang lebih kecil dan berbasis ibadah justru dikritik. Yang jauh lebih besar dan konsumtif nyaris tak dipersoalkan.
Baca juga: Ditangani 8 Syarikah Layanan Haji, Banyak Disorot Dan Dikeluhkan Agar Segera Dibenahi
Ini soal devisa… atau inkonsistensi cara pandang?
#Haji #Umrah #EkonomiIndonesia #Paradox #Devisa #WisataLuarNegeri #UMKM #BPKH #LiterasiEkonomi
Editor : Redaksi