Lepas Petugas Haji Bondowoso, Bupati Hamid Ingatkan Jemaah dan Petugas Jaga Stamina Jelang Armuzna

avatar M Aris Effendi
  • URL berhasil dicopy
Bupati Bondowoso Lepas Petugas Haji Kloter SUB 85-87, di Pendopo Raden Bagus Assra, Senin (11/5/2026)
Bupati Bondowoso Lepas Petugas Haji Kloter SUB 85-87, di Pendopo Raden Bagus Assra, Senin (11/5/2026)

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Menjelang operasional penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid menerima jajaran petugas haji Kloter SUB 85, SUB 86, dan SUB 87 dalam suasana hangat di Pendapa Kabupaten Bondowoso.

Pertemuan itu menjadi bagian dari arahan sekaligus pelepasan bagi para petugas yang akan mendampingi dan melayani jemaah haji asal Bondowoso selama berada di Tanah Suci.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Astono, M.HI, bersama para petugas kloter yang nantinya berada di garis depan pelayanan jemaah.

Dalam arahannya, Bupati Hamid menegaskan bahwa para petugas memegang amanah besar untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan khusyuk.

Menurutnya, keberhasilan pelayanan haji tidak hanya diukur dari kelancaran administrasi maupun perjalanan, tetapi juga dari kemampuan petugas dalam memberikan pendampingan terbaik kepada jemaah, khususnya lanjut usia (lansia) dan jemaah yang membutuhkan perhatian khusus.

“Petugas harus kompak dan mengutamakan pelayanan yang humanis. Jemaah harus benar-benar merasa didampingi selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” ujar Bupati Bondowoso.

Ia juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi fisik para petugas maupun jemaah menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji di Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Menurutnya, stamina menjadi faktor penting yang harus dijaga agar jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah inti dengan maksimal.

“Jangan sampai sebelum Armuzna tenaga sudah terkuras. Aktivitas seperti umrah sunnah berulang atau terlalu sering ke Masjidil Haram agar dibatasi dulu. Fokus utama adalah menjaga kesehatan dan stamina supaya ibadah inti berjalan maksimal,” pesannya.

Bupati menambahkan, kesempatan memperbanyak ibadah sunnah masih dapat dimaksimalkan setelah seluruh rangkaian Armuzna selesai. Karena itu, ia meminta para petugas turut aktif mengingatkan jemaah agar bijak mengatur tenaga selama berada di Makkah.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bondowoso, Drs. H. Astono, M.HI, menyampaikan bahwa seluruh petugas haji telah dipersiapkan melalui berbagai pembekalan teknis maupun pelayanan sebelum diberangkatkan.

Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjadi pelayan terbaik bagi tamu Allah asal Bondowoso.

“Petugas haji harus hadir memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaah, terutama saat menjalani proses ibadah yang cukup padat dan menguras tenaga,” kata Astono.

Suasana pertemuan berlangsung akrab dan penuh semangat pengabdian. Para petugas tampak menyimak setiap arahan dengan serius sebagai bekal menjalankan tugas mulia mendampingi jemaah di Tanah Suci.

Dengan pelepasan tersebut, diharapkan petugas haji Kloter SUB 85, SUB 86, dan SUB 87 mampu memberikan pelayanan optimal sehingga seluruh jemaah haji Bondowoso dapat menunaikan ibadah dengan lancar, sehat, dan memperoleh haji yang mabrur. (ries/mmt)