Catatan Hasil Rapat Nasional: Menjaga Marwah dan Menata Langkah Strategis Menuju Kongres Perdana AFEBSI

avatar Redaksi
  • URL berhasil dicopy
Zoom Meeting
Zoom Meeting

 

 

Oleh Dr. Agus Andi Subroto

Ketua DPD AFEBSI Jatim 

 

Surabaya, JatimUPdate.id - Waktu menunjukkan pukul 20.11 WIB ketika layar-layar virtual mulai menampilkan wajah-wajah penuh optimisme dari berbagai penjuru Nusantara.

Malam tadi, ruang koordinasi digital (via zoom) bukan sekadar menjadi tempat bertukar kabar, melainkan menjadi saksi lahirnya komitmen besar.

Dewan Pengurus Nasional (DPN) bersama jajaran pengurus daerah (DPD) AFEBSI berkumpul dengan satu kesadaran kolektif: organisasi ini sedang menapak jalan menuju kemandirian dan martabat yang lebih tinggi.

Rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Ibu Sekjen Ibu Dr. Evi, serta dihadiri oleh Ketua Umum, Bapak Achmad Rozy beserta jajaran Steering Committee (SC) dan pengurus lainnya, berlangsung dalam suasana yang hangat namun tetap presisi.

Di balik durasi rapat yang berakhir pada pukul 22.26 WIB tersebut, tersimpan sebuah narasi besar tentang bagaimana sebuah organisasi profesi menjaga "marwah"-nya melalui tata kelola yang serius dan terukur.


Jakarta 2026: Sebuah Manifesto Organisasi

Agenda utama dalam catatan rapat malam ini adalah penetapan titik mula sejarah baru: Kongres Perdana AFEBSI. Forum secara mufakat menetapkan tanggal 13–15 Oktober 2026 sebagai waktu pelaksanaan kongres yang akan dipusatkan di Jakarta. Jakarta bukan sekadar pilihan lokasi, melainkan simbol pusat gravitasi akademik dan profesionalisme yang ingin diperkuat oleh AFEBSI.


Guna memastikan kerja-kerja besar ini berjalan di atas rel yang tepat, forum juga secara aklamasi menetapkan Bapak Arif Murti yang juga sebagai Ketua DPD AFEBSI Jakarta sebagai Ketua Organizing Committee (OC). Ia akan bersinergi dengan bapak Dr. Endang yang sebelumnya telah mengemban amanah sebagai Ketua Steering Committee (SC).

Penunjukan ini bukan sekadar pembagian tugas teknis, melainkan langkah strategis untuk memastikan bahwa Kongres Perdana bukan hanya sekadar seremoni, tetapi sebuah transformasi.

Membangun Branding, Menggerakkan Dampak

Bagi AFEBSI, kongres pertama ini adalah momentum emas untuk mempertegas posisi organisasi di tingkat nasional. Dalam diskusi yang berkembang, muncul keyakinan bahwa kongres ini harus menjadi ruang konsolidasi gagasan.

AFEBSI tidak hanya ingin hadir sebagai wadah administratif, tetapi sebagai penggerak dampak positif bagi setiap anggotanya, baik secara personal maupun bagi institusi-institusi yang bernaung di bawahnya.

Pesan yang ingin disampaikan sangat jelas: AFEBSI sedang membangun branding sebagai organisasi yang inklusif namun eksklusif dalam kualitas. Integritas akademik dan penguatan jejaring menjadi napas utama yang akan dihembuskan dalam kongres mendatang.

Panggilan untuk Kolektivitas Daerah

Keberhasilan Kongres Perdana 2026 tidak akan tercapai tanpa denyut nadi yang sama dari seluruh anggota di daerah.

Catatan malam ini mengirimkan sinyal kuat kepada seluruh pengurus dan anggota di berbagai pelosok daerah: kongres ini adalah panggung kita bersama. Ini adalah saatnya bagi individu maupun institusi untuk menyatukan langkah, berkontribusi aktif, dan menjadi bagian dari sejarah besar ini.

Optimisme yang menyeruak dari rapat nasional tadi adalah bahan bakar untuk menyongsong hari-hari persiapan ke depan. Segala hal teknis memang masih akan digodok lebih lanjut oleh unsur SC dan OC, namun fondasi utamanya telah diletakkan malam tadi: niat baik, kesepakatan kolektif, dan kerja keras yang terjaga.

Bismillah, langkah besar telah dimulai. Mari kita kawal bersama menuju Kongres Perdana AFEBSI 2026 yang bermartabat dan berdampak.