Dorong Akses Keuangan Inklusif, Wamen PPPA Veronica Tan: Perempuan Harus Jadi Subjek Utama Penggerak Ekonomi

Reporter : M Aris Effendi
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menyampaikan sambutan dalam Malam Apresiasi Infobank 500 Most Outstanding Women 2026 di Surakarta, Kamis (17/4/2026).

 

Surakarta, JatimUPdate.id, – Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Veronica Tan mendorong sektor keuangan mengambil peran lebih aktif dalam memperluas akses pembiayaan bagi perempuan.

Baca juga: Temuan Kasus Perundungan, Komisi D DPRD Surabaya Evaluasi Implementasi Perlindungan Anak

Langkah ini dinilai krusial untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan sebagai bagian dari pembangunan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Veronica Tan saat menghadiri Malam Apresiasi Infobank 500 Most Outstanding Women 2026 bertema Women Art & Society: The Creative Power of Indonesian Women di Wisma Batari, Surakarta, Kamis (17/4/2026).

Menurutnya, perempuan memiliki kontribusi besar dalam mengelola ekonomi keluarga, namun peran tersebut belum sepenuhnya tercermin dalam sistem ekonomi formal, khususnya dalam akses terhadap layanan keuangan dan pembiayaan usaha.

“Perempuan memiliki peran besar dalam mengelola ekonomi keluarga, namun kontribusi tersebut belum sepenuhnya terlihat dalam sistem ekonomi formal. Kita perlu memastikan perempuan tidak hanya hadir, tetapi juga memiliki akses, kesempatan, dan dukungan, termasuk melalui skema pembiayaan yang lebih inklusif dan mudah dijangkau,” ujar Veronica Tan.

Dalam kesempatan tersebut, Veronica Tan juga menerima penghargaan sebagai salah satu perempuan berpengaruh yang dinilai berkontribusi nyata dalam mendorong pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Ia menegaskan, pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya melalui bantuan sosial, tetapi perlu diarahkan pada penguatan kapasitas dan akses ekonomi agar perempuan mampu mandiri secara berkelanjutan.

“Transformasi pendekatan dari bantuan sosial menuju pemberdayaan ekonomi harus terus diperkuat melalui skema pembiayaan yang berpihak pada perempuan,” tegas Tan.

Baca juga: Video Viral Anak Bertunangan di Kabupaten Sampang

Veronica menilai sektor keuangan memiliki posisi strategis dalam membuka akses permodalan bagi perempuan, khususnya pelaku usaha mikro di tingkat akar rumput yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi keluarga dan komunitas.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menyampaikan bahwa sekitar 12 ribu pelaku UMKM di Kota Surakarta didominasi perempuan dan berperan besar dalam menopang ekonomi lokal.

“Ini menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menggerakkan ekonomi daerah, sehingga perlu didukung melalui akses pembiayaan dan penguatan kapasitas,” ujarnya.

Sementara itu, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destri Damayanti menekankan pentingnya sistem keuangan yang inklusif sebagai fondasi pemberdayaan perempuan.

Menurutnya, perluasan akses keuangan harus berjalan beriringan dengan peningkatan literasi keuangan, penguatan ekosistem pembiayaan, serta dukungan kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha perempuan, terutama sektor mikro.

Baca juga: Wujudkan Kesetaraan Gender, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Di Bojonegoro

“Perluasan akses keuangan harus disertai penguatan literasi dan dukungan kebijakan agar perempuan pelaku usaha dapat tumbuh dan berdaya saing,” jelas Destri.

Ia menambahkan, kolaborasi antara pemerintah, sektor keuangan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pemberdayaan perempuan secara berkelanjutan.

Sejalan dengan semangat Raden Ajeng Kartini, Veronica Tan menegaskan bahwa perjuangan perempuan masa kini tidak lagi sebatas kesetaraan, tetapi juga memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang adil untuk tumbuh, mandiri, dan berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Kementerian PPPA pun menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas, perluasan akses ekonomi, serta kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan perempuan Indonesia yang tangguh dan berdaya. (ries/ya)

Editor : Yoyok Ajar

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru