Ratusan Siswa SD/MI Bondowoso Ikuti Simulasi OSN 2026

Reporter : M Aris Effendi
Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan arahan kepada peserta simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SD/MI tahun 2026 di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Bondowoso, Kamis (7/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti rat

 

Bondowoso, JatimUPdate.id, – Ratusan siswa SD/MI terbaik dari berbagai kecamatan di Bondowoso mengikuti simulasi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2026 yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Seleksi FLS2N SD/MI Bondowoso 2026 Resmi Dimulai, 7 Cabang Lomba Dipertandingkan

Kegiatan yang dipusatkan di Aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan Bondowoso itu menjadi bagian dari persiapan menghadapi seleksi OSN tingkat kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Juni 2026 mendatang.

Dalam simulasi tersebut, peserta mengikuti tiga bidang, yakni Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).

Berdasarkan data panitia, bidang Matematika diikuti 114 siswa, IPA sebanyak 107 siswa, dan IPS diikuti 105 siswa.

Seluruh peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Bondowoso.

Pelaksanaan simulasi OSN tahun ini menggunakan moda daring atau online yang langsung terhubung dengan sistem Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Meski berbasis online, pelaksanaan kegiatan dipusatkan di satu lokasi di Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso untuk memudahkan pengawasan dan memastikan kelancaran pelaksanaan.

Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Bondowoso, Tajir, mengatakan simulasi berjalan dengan baik dan lancar berkat dukungan sejumlah pihak, termasuk Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta PLN.

“Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar. Dukungan jaringan internet dari Kominfo dan stabilitas listrik dari PLN sangat membantu kelancaran kegiatan,” ujarnya.

Baca juga: Dua Hari Latihan, 400 Pelajar Menari: Jejak Remo Sutinah dari Kelas ke Panggung Bondowoso

Menurutnya, seleksi tingkat kabupaten nantinya akan menentukan lima peserta terbaik pada masing-masing bidang untuk mewakili Bondowoso di tingkat Provinsi Jawa Timur.

“Lima terbaik dari bidang Matematika, IPA, dan IPS akan menjadi perwakilan Kabupaten Bondowoso ke tingkat provinsi,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Bondowoso, Taufan Restuanto, menyampaikan bahwa OSN menjadi salah satu ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, logika, dan daya saing akademik sejak dini.

Ia berharap melalui ajang tersebut lahir generasi muda Bondowoso yang berprestasi dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga proses membangun semangat belajar, rasa percaya diri, dan karakter anak-anak,” ujarnya.

Baca juga: Jemaah Haji Bondowoso Diimbau Cermat Bawa Barang, Sistem Regu Diperkuat Antisipasi Kerugian

Taufan juga berpesan agar para peserta tetap menjunjung sportivitas dan percaya pada kemampuan diri sendiri selama mengikuti proses seleksi.

“Yang terpenting bukan hanya hasil akhirnya, tetapi bagaimana anak-anak belajar disiplin, percaya diri, dan berani bersaing secara sehat,” pungkasnya.

Guru pendamping OSN Kecamatan Tamanan, Fajar Siddik, menilai ajang OSN tingkat SD/MI efektif untuk mengidentifikasi potensi siswa di bidang sains dan matematika sejak usia dini.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ruang penting dalam membentuk kemampuan akademik sekaligus karakter siswa.

“Saya sangat mendukung agenda tahunan ini karena menjadi bagian penting untuk mencetak generasi muda yang berdaya saing tinggi. Meski membutuhkan dedikasi dan persiapan yang serius dari siswa, manfaatnya sangat besar bagi pengembangan akademik maupun pembentukan karakter anak,” ujarnya. (ries/mmt)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru