Surabaya Vaganza 2026, Fathoni Dorong Pemkot Perbanyak Event

Reporter : Ibrahim
Arif Fathoni, dok Jatimupdate.id

Surabaya,JatimUPdate.id – Pimpinan DPRD Surabaya, Arif Fathoni merespons positif antusiasme masyarakat yang berbondong-bondong menyaksikan Surabaya Vaganza, di Tugu Pahlawan hingga Monumen Bambu Runcing, Sabtu (16/5) malam.

Fathoni, mengatakan tingginya partisipasi warga dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya ke 733, harus menjadi energi bagi Pemkot untuk terus menghadirkan ruang hiburan bagi masyarakat.

Baca juga: Hadiri Peringatan Hari Kebebasan Pers dan Bazar UMKM AWS, Afif: Dorong Media Sampaikan Informasi Edukatif 

“Pemerintah dan masyarakat bersatu padu merayakan hari jadi kota yang telah memberikan segalanya, nuansa kebahagian terpancar ditengah beban hidup yang mungkin saja dirasakan oleh masyarakat,” kata Fathoni, Minggu (17/5).

Fathoni menjelaskan, pasca pandemi Covid-19 serta kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat, gelaran event di Kota Surabaya mengalami penurunan cukup signifikan. 

Padahal, beber dia kegiatan hiburan yang digelar gratis oleh pemerintah dinilai mampu menjadi stimulan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Setiap konser musik pasti ada pedagang air mineral yang berjalan berkeliling dan juga pelaku UMKM yang lain pasti akan merasakan manfaatnya, jadi Pemkot Surabaya bisa melaksanakan pepatah sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui, tujuan menyediakan sarana hiburan dapat, membantu UMKM bertahan hidup terpenuhi,” paparnya.

Selain itu, Fathoni juga menyoroti derasnya arus informasi di media sosial yang dinilai dapat memicu kejenuhan di tengah masyarakat. 

Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Ucapkan Hari Kebebasan Pers Internasional di Acara AWS

Menurutnya, tidak semua orang memiliki energi dan kemampuan untuk menyaring informasi secara tepat di tengah aktivitas sehari-hari.

“Kalau orang mampu mungkin dia akan pergi ke café untuk mendengarkan live music agar lepas dari kepenatan hidup, lha kalau saudara kita yang belum mampu yang tidak bisa datang ke café, maka kepenatannya tidak tersalurkan, sehingga berpotensi menciptakan disharmonisasi dalam rumah tangga,” jelasnya.

Ia menambahkan, saat ini arus informasi terkait kondisi ekonomi berkembang sangat cepat, baik dari pihak yang memiliki kompetensi maupun yang tidak memiliki kapasitas namun memiliki tujuan tertentu.

Baca juga: Komisi B Dua Minggu Tunggu Data Prodvider Nakal dari DSDABM, Masa Sewa Habis Nekat Beroperasi 

“Hal ini tentu menimbulkan kecemasan ditengah masyarakat, makanya rakyat butuh media untuk melepas beban hidup, dulu di warung kopi bisa bercengkrama lepas, sekarang ada pergeseran sosial di warung kopi sibuk dengan gadgetnya masing masing, sehingga mungkin masyarakat sudah mulai merasa sepi dalam keramaian,” tegasnya.

Fathoni berharap pada momentum Hari Pahlawan November mendatang, Pemkot Surabaya kembali menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Ada kegiatan refleksi nilai nilai kepahlawanan melalui teatrikal perobekan bendera di hotel Yamamoto, napak tilas bangunan bersejarah di kota Surabaya, doa bersama lintas iman dan yang terakhir mudah-mudahan ada gelaran even musik di balai kota, dengan menghadirkan band asli Surabaya lintas genre musik,” beber Arif Fathoni. (*)

Editor : Miftahul Rachman

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru