Adela Kanasya Adies: Pemerataan Dokter Spesialis Harus Jadi Prioritas

Reporter : Shofa
Anggota Komisi X DPR RI, Adela Kanasya Adies

Jakarta, JatimUPdate.id - Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, dr. Adela Kanasya Adies, MSc., menegaskan bahwa pemerataan dokter spesialis di berbagai daerah harus menjadi tujuan utama dalam pelaksanaan program hospital-based residency atau pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit.

Menurut Adela, selama ini masih banyak daerah yang mengalami kekurangan dokter spesialis sehingga masyarakat belum memperoleh akses layanan kesehatan yang optimal. Karena itu, program pendidikan dokter spesialis yang tengah dikembangkan pemerintah harus mampu menjawab persoalan distribusi tenaga medis, bukan sekadar meningkatkan jumlah lulusan.

Baca juga: Adela Kanasya Tekankan Pentingnya Akses Klinik Luas PPDS Rumah Sakit

Pernyataan tersebut disampaikan Adela dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi X DPR RI bersama Kementerian Agama, Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta Kementerian Kesehatan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (23/6/2026).

“Program ini harus ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis di daerah yang kekurangan,” tegas Adela.

Legislator dari Daerah Pemilihan Jawa Timur I itu menilai ketimpangan distribusi dokter spesialis masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Banyak rumah sakit di daerah yang belum mampu memberikan layanan spesialis secara optimal karena keterbatasan tenaga medis.

Karena itu, Adela meminta pemerintah menyiapkan kebijakan yang dapat memastikan lulusan program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit benar-benar ditempatkan di wilayah yang membutuhkan.

Baca juga: DPR Minta BRIN Maksimalkan Inovasi untuk Bencana Sumatra

Menurutnya, pemerataan tenaga kesehatan akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah terpencil dan wilayah yang selama ini mengalami kekurangan dokter spesialis.

Di sisi lain, Adela memberikan apresiasi terhadap semangat pemerintah dalam menghadirkan program pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit sebagai solusi untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan nasional.

“Saya melihat tujuan dari program spesialis berbasis rumah sakit ini sangat baik, terutama untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dokter spesialis di berbagai daerah. Saya sangat mengapresiasi semangat besar di balik kebijakan ini,” ujarnya.

Baca juga: Nur Purnamasidi Tinjau Sekolah Rusak di Lumajang, Janjikan Perbaikan Cepat

Meski demikian, Adela mengingatkan bahwa upaya pemerataan harus tetap dibarengi dengan jaminan kualitas pendidikan. Menurutnya, rumah sakit yang menjadi lokasi pendidikan harus memiliki tenaga pendidik klinis yang kompeten serta mampu memberikan pengalaman praktik yang memadai bagi peserta didik.

“Jangan sampai semangat mempercepat pemenuhan dokter spesialis justru mengurangi kualitas pendidikan yang selama ini menjadi fondasi utama pelayanan kesehatan. Kualitas lulusan harus tetap menjadi prioritas,” katanya.

Adela berharap program tersebut dapat menjadi solusi nyata dalam mengatasi ketimpangan layanan kesehatan di Indonesia. Dengan semakin banyak dokter spesialis yang tersebar merata di berbagai daerah, masyarakat akan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas tanpa harus bergantung pada fasilitas kesehatan di kota-kota besar (*)
 

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru