Ribuan Pencari Kerja Padati Hari Pertama Job Fair Gresik 2026, Disnaker Siapkan Lebih dari 2.000 Lowongan

Reporter : Zainal Abidin
Flayer kegiatan

Gresik, JatimUPdate.id – Ribuan warga memadati pelaksanaan Job Fair Gresik 2026 pada hari pertama penyelenggaraan.

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 1.966 orang, sementara sebanyak 35 perusahaan membuka lebih dari 2.000 lowongan pekerjaan bagi para pencari kerja.

Baca juga: Rp96,78 Miliar Disiapkan, 12 Desa di Gresik Utara Masih Menanti Air Bersih

Kegiatan yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Gresik tersebut difokuskan untuk mempertemukan perusahaan dengan calon tenaga kerja secara langsung.

Melalui mekanisme tersebut, para pelamar dapat memperoleh informasi mengenai kebutuhan perusahaan, persyaratan kompetensi, hingga peluang pengembangan karier.

Kepala Disnaker Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi lowongan kerja masih sangat besar.

"Job Fair Gresik 2026 sengaja dirancang agar pencari kerja dapat berinteraksi langsung dengan perusahaan. Dengan begitu, masyarakat bisa memahami kebutuhan industri sekaligus menyesuaikan kompetensi yang dimiliki," ujarnya, Kamis (16/7).

Baca juga: Bupati Gresik Ajak Warga Jadi Agen Perlinsos, Bisa Usulkan Bansos Lewat IKD

Berdasarkan data sementara, sekitar 40 persen peserta merupakan lulusan SMA.

Selain lulusan SMA dan SMK, peserta juga berasal dari berbagai kalangan, termasuk calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta pencari kerja yang berminat bekerja di kawasan Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE).

Menurut Zainul, penyelenggaraan Job Fair tahun ini memang diarahkan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.

Baca juga: Pemkab Gresik Dorong Kolaborasi Desa Jadi Kawasan Pedesaan Komoditas Unggul Ekspor

Lulusan SMA dan SMK menjadi sasaran utama karena kebutuhan industri terhadap tenaga kerja pada jenjang tersebut masih cukup tinggi.

"Harapan kami, masyarakat Gresik memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerahnya sendiri," pungkasnya. (za/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat

Trending Minggu Ini
Berita Terbaru