Top, Minggu Depan Armuji Akan Terima Delegasi Mahasiswa University Malaysia Utara

jatimupdate.id
Wawali Armuji

Jatimupdate.id - Baru-baru ini, Wakil Walikota (Wawali) Surabaya Armuji (Cak Ji), jadi sorotan publik terkait konten di akun media sosialnya. Buntutnya warga protes, kemudian menggelar demonstrasi, mengatasnamakan Kesatuan Organisasi Masyarakat Peduli Indonesia (KOMPI), Kamis (17/11) siang . Demonstran menuntut Wawali menghentikan aksi inspeksi mendadaknya atau sidak.

Melalui keterangan tertulis, Cak Ji menyampaikan, Minggu depan akan menerima delegasi mahasiswa program Ph.D Communication University Utara Malaysia (UUM). Menurutnya, ada beberapa hal jadi pembahasan. Salah satunya digitalisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan Kehidupan Politik. Sehingga, ke depan diharapkan jadi bahan kajian akademis maupun riset.

Baca juga: Ada Apa di Surabaya?

"Mendapatkan pesan kawan - kawan dari UUM yang mengamati media sosial saya untuk diangkat sebagai obyek riset," kata Cak Ji  yang tengah menjalankan Umrah

"Tentu senang bisa berkontribusi dalam pengembangan penelitian di era digital," sambung politisi senior PDI Perjuangan tersebut

Cak Ji menjabarkan, media sosial memiliki peran penting dalam komunikasi pembangunan. Yakni bisa memberikan kontribusi positif, menstimulus partisipasi warga dalam program pembangunan pemkot. Sebab tambah Cak Ji, tidak mungkin pihaknya door to door memberitahu warga terhadap program pemerintah. 

Baca juga: Armuji Sentil Selalu.id: “Beritanya Selalu Jelek Tentang Saya”

"Disamping mengandalkan aparatur sipil negara, kita juga harus berinovasi menggunakan medsos untuk menunjang komunikasi pembangunan,” ungkap Armuji

Lantas Cak Ji mencontohkan, melalui medsos, pada 31 Agustus 2022, mensosialisasikan normalisasi bangunan liar di atas saluran. Ia menyebut, saluran itu  di kawasan Pabean Cantian.

Baca juga: Digitalisasi Menjebak Masyarakat Jadi Kaum Rebahan, Mardani Minta Komdigi Tingkatkan Konten Edukasi 

Sebelumnya juga, pada 6 Juni 2022, Cak Ji mengaku melakukan sidak di Kalisumo, yang ditindaklanjuti pembersihan saluran. Sehingga, ia menegaskan, akan melanjutkan tugasnya sebagai wakil walikota. Turun ke lapangan, saat dapat aduan warga. Menurutnya, ini sebagai bentuk tanggung jawab kepada warga kota Surabaya

Sedangkan media sosial, dari sudut pandangnya harus digunakan secara terukur, guna memberikan informasi edukatif bagi masyarakat, utamanya warga Kota Pahlawan. "Justru dari kita sering turun , maka kita akan tahu bahwa permasalahan selalu ada . Itu untuk memotivasi kita agar bekerja lebih baik,” demikian imbuhnya. (roy)

Editor : Ibrahim

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru