Cara Itu Menjadi Penting

jatimupdate.id
Catatan Mas AAS

"Ketika seorang penulis hanya menunggu, maka ia belum menjadi dirinya sendiri!" (Stephen King)


Dikatakan langsung oleh _embah_ nya dalam dunia menulis, siapa itu? Sapardi Djoko Damono!

Baca juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut

Cara itu menjadi penting? Cara apanya? Cara menulisnya!

Taruh satu jeruk warna kuning cerah di atas meja! Sila ditulis. Apa yang ada di dalam kepala kita saat melihat satu buah jeruk itu, dan buatlah sebuah tulisan!
Tentang jeruk itu.

"Ada sebuah jeruk di atas meja!" Boleh juga.

"Alangkah segarnya apabila aku makan buah jeruk itu, sepertinya segar sekali!" Boleh juga.

"Sudah lama aku tak makan buah, dan sekarang tepat di hadapanku, ada sebuah jeruk, aku makan saja!" Boleh juga.

Itu yang mampu ditulis oleh penulis. Untuk membuat kalimat tentang satu buah jeruk di atas meja itu.

Sekarang bayangkan apabila yang menulis tulisan tentang satu buah jeruk itu adalah seorang: Sapardi Djoko Damono, Gunawan Moehammad, Joko Pinurbo, Seno Gumira Ajidarma, Eka Kurniawan, Ahmad Tohari, atau malahan si Dewi Lestari.

Apa kira-kira yang terjadi, dan kalimat seperti apa yang akan dituliskannya tentang satu buah jeruk di atas meja itu?

Penulis tak mampu membayangkan, karena penulis bukan mereka. Dan jam terbang lah jawabnya.

Sehingga penulis hanya mampu membayangkan saja. Kira-kira seperti itu seperti ini, apabila ditulis oleh masing-masing dari nama beken penulis di atas!

Hanya pesan Eyang Sapardi Djoko Damono lah yang penulis simak malam ini. Saat menyimak *podcast* yang diadakan sebuah akun: *Podluck Podcast Collective* saat mengadakan acara podcast dengan penyair "Hujan Pada Bulan Juni" itu. Pesan nya satu kepada setiap penulis: buatlah kalimat aktif dalam tulisan Anda, dan seyogyanya Anda menguasai satu bahasa asing dan belajarlah dengan menterjemahkan tulisan asing! Bisa cerpen, novel, atau non fiksi!

Tujuannya agar *cara Anda menulis semakin unik dan otentik* khas diri Anda!

Ternyata semakin ke sini mempelajari bagaimana para penulis besar membuat sebuah karya tulisnya. Semakin banyak saja yang penulis harus pelajari kembali, segala ilmu _tetek bengek_ untuk dapat menulis semakin apik dan bajik!

Baca juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah

Tidak bisa menolak karena yang berbicara dan memberi masukan adalah pakarnya. Jadi mau tidak mau harus menerimanya dan dicoba!

Membaca tulisan dan buku dari luar, lalu diterjemahkan. Bahkan Eyang SDD mengharuskan untuk menterjemahkan per kata, agar mendapat insight dari penulisnya, bagaimana sebuah kalimat itu dibuat, dan paragraf itu benar-benar utuh dan solid!

Lha, ini kayak belajar menulis sebuah tulisan manuskrip untuk dikirim ke jurnal bereputasi saja. Baik nasional maupun internasional.

Akibat menyimak sebuah *podcast* malam ini, jadi menambah pekerjaan rumah saja.

Harus bisa berbicara, mendengar, membaca, dan diwajibkan bisa menulis. Kalau menaati apa yang disampaikan oleh narasumber dalam acara podcast tadi.

Entah kenapa sebenarnya sudah tahu dari dahulu. Kalau menguasai bahasa asing itu penting! Namun saat perintah itu disampaikan oleh Eyang Sapardi, langsung *makjleb* pesan dan perintahnya sampai ke uluhati!

Tidak sekadar tahu, harus benar-benar menguasai! Pertanyaannya apakah bisa? Itu dilakukan oleh penulis!

Baca juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil

Karena begitu besarnya _handicap_ yang dialami perihal bahasa asing ini.

Namun kalau mengingat pengalaman empiris sekira 5 tahun yang lalu, saat belajar menulis. Juga alami handicap yang sama. Tapi berani mencoba, dan tekun menulis terus hingga sekarang. Handicap itu sirna hilang dengan sendirinya. Entah kemana?

Apakah menguasai bahasa asing sebagai cara membuat tulisan yang semakin unik otentik dari diri sendiri.

Apakah bisa melakukanya dengan menterjemahkan tulisan berbahasa asing, kata demi kata!

Bikin penasaran saja. Eyang Sapardi Djoko Damono itu.

Terima kasih Eyang. Alfatihah selalu teruntuk Eyang SDD. 


AAS, 24 Maret 2023
Emper Rumah Rungkut Surabaya

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru