Kenapa Menulis Itu Perlu

jatimupdate.id
Mas AAS

"Menulis adalah bekerja untuk Keabadian!" (Pramoedya Ananta Toer)

Suatu ketika penulis masih ingat pernah bersemuka dengan senior dan berbincang sebentar dengannya perihal pentingnya menulis. Nah, saya kira tulisan ini selain menjelaskan maksud dari judul di tulisan.

Baca juga: Ontran-ontran Bak Sinetron FTV: Sebuah Drama yang Terus Berlanjut

Juga sebagai media mengingat kembali memori penulis saat tengah berbincang guyon maton parikeno dengan kang Andi pada saat itu.

Mari saya lanjutkan menulisnya.

Kenapa menulis itu perlu? Sebuah kata tanya kenapa menjurus kepada sebuah tujuan.

Akan tepat bila dijawab dengan kata karena!

Kenapa makan itu perlu? Karena kalau tidak makan manusia akan mati tidak punya nutrisi dan energi di dalam tubuhnya.

Kenapa minum itu perlu? Senada juga, karena manusia bisa dehidrasi, kekurangan cairan dalam tubuhnya! Kalau tidak minum.

Demikian juga manusia butuh bergerak, butuh berbicara, dan butuh didengar.

Kalau tidak mendapatkan itu semua, manusia itu mengalami kesunyian dalam hidupnya, ujungnya akan mati mengenaskan!

Kembali ke pertanyaan awal di paragraf awal pada tulisan ini. Kenapa menulis itu perlu?

Kalau kita tengok manusia purba juga tidak menulis mereka baik-baik saja. Tetap hidup.

Bahkan mahkluk lainnya penghuni semesta yang lain macam: ayam, kucing, mereka tidak bisa menulis juga tetap hidup, aman-aman saja!

Terus kenapa manusia itu perlu menulis?

Tentu saja pertanyaan ini jawabannya akan banyak seturut pengalaman empiris dari masing-masing penulisnya.

Penulis satu dengan lainnya jawabannya bakalan bisa jadi berbeda!

Namun, satu-satunya jawaban yang ditemukan oleh penulis yang bisa membantu jawab kenapa menulis itu perlu?.

Adalah jawaban dari CS Lewis, seorang penulis dari Inggris, yang menurut penulis paling tepat. Dan penulis setuju. Begini bunyinya,"You can make anything by writing!" Anda dan saya bisa melakukan apapun dengan tulisan.

Bagaimana apakah Anda skeptis atas jawaban itu. Atau malahan cocok-cocok dan setuju saja!

Untuk memperkuat jawaban CS Lewis di atas. Tentu penulis harus sedikit melakukan riset sejenak untuk menopang dan memperkuat argumen bahwa jawaban itu memanglah benar.

Nah dari penelusuran riset yang dilakukan penulis cukup banyak kejadian di dunia dan di negeri ini. Yang menunjukkan kekuatan dan manfaat kenapa menulis itu perlu!

Dengan menulis sebuah negeri terjajah bisa merdeka, itu terjadi di India, dengan pahlawannya yaitu Mahatma Gandi dengan buku yang ditulisnya berjudul: All Men Are Brothers atau biasa dikenal dengan semua manusia bersaudara. Inggris akhirnya menyerah dan India menjadi negara yang merdeka.

Baca juga: Urip Ayem Tentrem: Menikmati Gending Lawas di Emper Omah

Dengan tulisan pula sebuah ideologi kapitalis bisa digalang untuk dilawan dan diruntuhkan oleh Lenin di Uni Soviet saat itu, ia menulis buku berjudul "Kepada Kaum Miskin Desa".

Di level nasional kita mengenal Sukarno dengan banyak buku yang sudah ditulisnya antara lain: Di Bawah Bendera Revolusi, Indonesia Menggugat, juga Sarinah. Juga R.A. Kartini dengan bukunya yang berjudul: Habis Gelap Terbitlah Terang!

Tentu akan semakin banyak lagi tuah nya kenapa menulis itu perlu. Coba kita simak apa yang ditulis oleh Adolf Hitler dengan buku yang dibuatnya berjudul "Mein Kampf".

Juga apa yang membuat seorang David Ben Gurion begitu keranjingan menuliskan ide dan gagasan nya untuk mendapatkan apa yang ia cita-citakan!

Dan dunia hari ini patut berterima kasih kepada Plato. Tanpa Plato menulis bukunya yang berjudul: "The Apology of Socrates". Kita tidak pernah mengetahui pikiran-pikiran cemerlang dari sang Guru itu, gurunya Plato, Socrates!

Sehingga memang benar bahwa dengan menulis kita bisa melakukan apapun.

Di tangan penulis lah: hitam putih cerita kehidupan yang ia inginkan bisa dibuatnya. Dan entah sadar atau tidak, sebuah tulisan ditangan seorang penulis bisa mengendalikan setiap pembacanya untuk berjalan melakukan sesuatu yang diinginkan oleh penulisnya.

Dan contoh-contoh di atas telah dibuktikan kan oleh penulis di tiap eranya.

Termasuk di situ adalah bukunya penulis sendiri yaitu Mister AAS yang berjudul: Urip Iku Urup itu sebuah tulisan yang dibuat bukan dengan nirmaksud. Maksudnya jelas.

Hidup itu harus menyala! Menyala menerangi sekeliling dimana kita semua berada! Dengan profesi kita masing-masing.

Dan dengan berkarya membuat tulisan, adalah jalan hidup yang dipilih oleh penulis. Untuk membuat hidupnya terus URUP menyala.

Baca juga: Inspirasi dari Kebaikan Kecil

Jadi dengan demikian, sangat penting juga genting bagi Mister AAS untuk setiap harinya selalu harus memahat sebuah tulisan, menulis sesuatu.

Karena menulis itu perlu!

Begitu, bagaimana dengan Anda? Masak hanya puas dengan membaca tulisan-tulisan dari Mister AAS saja! Jangan mau. Anda harus melakukan hal yang serupa juga.

Anda punya selubung ide juga gagasan yang pastilah berbeda, dengan penulis. Maka segera tulislah.

Penulis sangat menantikan tulisan Anda yang renyah untuk dibaca serta kriuk untuk dicerna.

Dan kita bisa bergandengan tangan bersama-sama untuk membuat hidup ini semakin meriah dan bahagia saja.

Jangan banyak dipikirkan segeralah Anda tuliskan saja ide-ide dan gagasan Anda itu. Dengan bahasa artikulatif yang mampu Anda pahat dan hasilkan.

Karena pasti setiap tulisan itu ada jodohnya! Sehingga imajinasi, mungkin juga pikiran-pikiran liar kita layak ditulis.

Siapa tahu bisa membawa inspirasi bagi para pembaca nya!

Demikian. Terima kasih.


AAS, 24 Maret 2023
Ruang Tamu Rumah Surabaya

Editor : Nasirudin

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru