Surabaya,JatimUPdate.id - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jawa Timur bekerjasama dengan kemenparekraf menggelar Bursa Pariwisata di Grand City Surabaya, pada 23-26 Mei 2024.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Jatim Evy Afianasari berharap, pelaku usaha yang berpartisipasi dalam Bursa Pariwisata bisa menghasilkan Rp 2 juta per hari, utamanya menjelang libur sekolah.
Baca juga: Uni Eropa–Jerman Pantau Progres Jalur Kereta Regional Surabaya
"Kami melakukan ini tentunya bentuk kolaboratif antara Disbudpar Provinsi Jawa Timur, kemenparekraf dan semua pelaku usaha termasuk desa wisata. Termasuk desa wisata yang sekarang juga butuh publikasi, butuh media," kata Evy.
Evy memaparkan, konsep Bursa Pariwisata yang mempertemukan kembali pelaku usaha dengan customer nya berbeda dengan tahun lalu. Sebab event ini diikuti oleh beberapa komunitas.
Di antaranya sebut Evy, juragan 99, campervan, komunitas mobil besar, motor, Vespa dan lainnya. Sehingga banyak hal baru yang ditemui di Bursa Pariwisata kali ini.
Baca juga: Pengamat Minta KPK Blak-blakan 17 Tersangka Dana Hibah Jatim Belum Ditahan
"Kita mengundang semuanya termasuk kuliner, jadi mungkin setelah ini sasarannya adalah kuliner yangbada di Jatim. Mudah-mudahan ini bisa terlaksana gitu. Saya mohon doa dari semua pihak mudah-mudahan kita semua dapat membangkitkan animo masyarakat Indonesia untuk masuk ke Jawa Timur. Dengan sesuai tag line nya di Jatim Aja," jelasnya.
Maka dari itu, Evy meyakini pengusaha yang ikut dalam event ini pendapatannya bisa melampaui event tahun lalu.
Baca juga: Jaka Jatim Laporkan Tiga OPD ke KPK, Diduga Korupsi Dana Hibah dan Bantuan Keuangan Desa
Apalagi Disbudpar Jatim telah mengajak semua pelaku destinasi wisata untuk merespon secara cepat terkait standar keamanan.
"Jadi jaminan berwisata di Indonesia aman dan nyaman itu sudah akan mulai bisa dibuktikan oleh semua wisatawan yang datang ke Indonesia dan event-event sekarang di Jawa Timur itu akan lebih dipermudah," demikian Evy Afianasari
Editor : Yuris. T. Hidayat