BPOM Gandeng Unhas Dorong Keamanan Pangan dan UMKM

Reporter : Shofa
Kepala Badan POM dalam kuliah pakar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (24/12).

Makassar, JatimUPdate.id – Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. Dr. Taruna Ikrar, menegaskan pentingnya peran kampus dalam mendukung keamanan pangan dan pemberdayaan UMKM. Hal ini disampaikan saat kuliah pakar di Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (24/12).

“Melalui program Pangan Aman Goes to Campus (PAGC), BPOM akan memfasilitasi civitas akademika untuk menjadi fasilitator keamanan pangan. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga menciptakan kolaborasi antara dunia akademik dan UMKM,” kata Taruna Ikrar di hadapan dosen, mahasiswa, dan guru besar Unhas.

Baca juga: Selama 2025, Pengawasan Obat dan Makanan Berdampak Ekonomi Rp50,8 T

Program ini dirancang untuk memperkuat sinergi antara akademisi, bisnis, dan pemerintah. “Dengan pendekatan Academia-Business-Government (ABG), kita bisa mendorong UMKM menjadi pilar kemandirian ekonomi bangsa. Ini adalah bagian dari visi Asta Cita Presiden Prabowo untuk membangun SDM unggul,” tambahnya.

Taruna menyoroti pentingnya inovasi dalam mendukung keamanan pangan, terutama dalam pemberdayaan UMKM pangan olahan. Ia juga mengungkapkan komitmen BPOM melalui kerja sama dengan 19 perguruan tinggi di Indonesia dan komitmen dari 52 lainnya.

Baca juga: Taruna Ikrar Satukan Universitas Harvard USA dan Tsinghua Tiongkok di HUT BPOM ke-25

“Kerja sama ini mencakup kurikulum, pelatihan, magang, hingga sertifikasi kompetensi. Harapannya, perguruan tinggi dapat menjadi penggerak dalam menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi pada sektor keamanan pangan dan pengembangan UMKM,” jelas Taruna.

Selain itu, Taruna menyoroti pentingnya riset dan inovasi. “Institusi pendidikan harus menjadi pencipta ilmu, bukan sekadar pengguna. Sayangnya, publikasi ilmiah Indonesia masih rendah dibandingkan negara tetangga. BPOM siap mendukung kampus seperti Unhas untuk memperbaiki ini,” katanya.

Baca juga: BPOM Bersama Kemendiktisaintek Kembangkan Riset Obat Nasional

Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa, M.Sc., mengapresiasi dukungan BPOM. “Kolaborasi ini sangat relevan untuk mendorong riset dan inovasi di Unhas, terutama yang berdampak pada masyarakat luas seperti pemberdayaan UMKM dan keamanan pangan,” ujarnya.

Dengan langkah ini, Taruna berharap kerja sama antara BPOM dan perguruan tinggi, termasuk Unhas, dapat memberikan dampak positif. “Kita ingin menciptakan generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi tinggi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat melalui inovasi dan pemberdayaan UMKM,” tutupnya (*).

Editor : Redaksi

Politik Dan Pemerintahan
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru