Dihadiri pula Presiden Ke-6 SBY dan Presiden Ke-7 Jokowi, Megawati Absen

Presiden Prabowo Subianto Resmi Luncurkan BPI Danantara Melalui Kepres 30 Tahun 2025.

Reporter : -
Presiden Prabowo Subianto Resmi Luncurkan BPI Danantara Melalui Kepres 30 Tahun 2025.
Presiden Prabowo Subianto tampak berjalan setelah bersama-sama Presiden Ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Ke-7 Joko Widodo menuju ruang acara Peluncuran PT Danantara setelah sebelumnya berkendaraan bersama. (Foto RM.id)

Jakarta, JatimUPdate.id : Pemerintah Republik Indonesia akhirnya benar-benar memiliki superholding dengan diluncurkannya secara resmi PT Daya Anagata Nusantara (Danantara) oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta, Senin (24/2/2025).

Sebagaimana diketahui bahwa dalam acara peluncuran PT Danantara itu menghadirkan 866 orang undangan termasuk 2 mantan Presiden yaitu Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden RI Ke-7 Joko Widodo.

Baca Juga: Ray Dalio Mundur dari Danantara? Rosan Roeslani: Kami Masih Intens Komunikasi

Lebih detail dalam daftar undangan yanh sempat beredar ke publik, selain wakil presiden, undangan terdiri atas 6 mantan presiden dan wakil presiden; 23 pimpinan dan wakil pimpinan lembaga negara; 100 duta besar; 63 menteri dan setingkat menteri; 10 anggota DPR; 13 penasihat, utusan dan staf khusus presiden; dan 60 orang wakil menteri dan pejabat setingkat.

Tidak hanya itu, pihak istana juga mengundang 56 rektor; 5 pejabat Bank Indonesia; 9 pejabat OJK; 6 anggota Dewan Ekonomi Nasional; 5 ketua parpol; 56 pimpinan redaksi media massa; 7 ekonom; 9 tokoh agama; 23 pengurus Kadin; 15 pengurus Hipmi; 20 pimpinan stakeholder; 263 pimpinan perusahaan; 58 pimpinan sektor jasa keuangan; 7 pejabat secretariat negara; 37 undangan khusus (lain-lain).

Danantara dibentuk berdasarkan Keppres tentang Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Danantara menjadi badan pengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi kepada masyarakat.

Pengumuman penandatangan ini dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2). BPI Danantara ini dibentuk setelah revisi UU BUMN disepakati oleh DPR.

Prabowo juga meneken Keppres terkait pembentukan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana BPI Danantara. Prabowo meneken Keppres tersebut didampingi sejumlah menteri.

“Keputusan Presiden nomor 30 tahun 2025 tentang Pengangakatan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) Indonesia,” ujar Prabowo.

Prabowo sebelumnya resmi menandatangani Keppres tentang Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).

Baca Juga: Hatta dan Danantara

Danantara menjadi badan pengelola modal yang ada di BUMN ke dalam proyek-proyek berkelanjutan dan berdampak tinggi kepada masyarakat.

Pengumuman penandatangan ini dilakukan di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/2). BPI Danantara ini dibentuk setelah revisi UU BUMN disepakati oleh DPR.

Prabowo juga meneken Keppres terkait pembentukan Dewan Pengawas dan Badan Pelaksana BPI Danantara. Prabowo meneken Keppres tersebut didampingi sejumlah menteri.

3 Presiden Hadiri Peluncuran Danantara

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menghadiri peluncuran Danantara di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat. Keduanya tampak menuju lokasi acara naik mobil golf bersama Presiden Prabowo Subianto

Baca Juga: Danantara dan BUMN Pangan: Harapan Baru Menuju Swasembada Pangan

Pantauan detikcom, Senin (24/2/2025) yang dikutip JatimUPdate.id menyatakan Prabowo tampak duduk di kursi depan mobil golf itu. Seskab Teddy Indra Wijaya terlihat menyopiri ketiga pemimpin itu.

Jokowi dan SBY terlihat berada di kursi belakang. Mereka terlihat menuju bagian tengah Istana.

Prabowo, Jokowi dan SBY kemudian turun di bagian tengah Istana. Mereka terlihat disambut oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Gibran tampak berdiri bersama Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, Wapres ke-11 Boediono dan Wapres ke-13 Ma'ruf Amin. Mereka kemudian menyalami Prabowo, Jokowi dan SBY. (sof/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat