Perumahan King Safira Dikepung Banjir
Warga Sudah Mengadu Ke Pemkab dan DPRD untuk Menormalisasi Sungai tapi Tak Ada Respons
Sidoarjo, jatimupdate.id- Hujan sehari semalam yang terjadi di Sidoarjo dan sekitarnya memicu banjir. Salah satunya di lingkungan perumahan King Safira Residence.
Baca Juga: Jalan Embong Kali Krian Sidoarjo Rusak dan Berlubang
Banjir yang terjadi di King Safira tak seperti biasanya. Hingga tengah hari, banjir di kawasan perumahan itu tak kunjung surut.
Air menggenangi jalan perumahan hingga setinggi 30 cm.
Banjir ini mengakibatkan aktivitas warga lumpuh. Ada yang kesulitan berangkat sekolah, ada orang tua yang kesulitan berangkat ke rumah sakit untuk berobat, hingga warga yang menggelar hajatan urung digelar.
Menurut penelusuran JatimUpdate.id, sebenarnya pemicu banjir di King Safira sederhana.
Sungai yang tepat berada di belakang perumahan belum di normalisasi.
Rustini, salah seorang warga menyebut bahwa pengerukan badan sungai pernah dilakukan tapi sekitar dua tahun lalu.
Dia mengatakan bahwa bibir sungai mengalami abrasi dan pendangkalan. Dampaknya kapasitas air menjadi berkurang.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Siapkan Gerakan Pangan Murah, Tekan Kenaikan Harga Jelang Ramadan
Informasinya warga sudah bersurat ke Pemkab Sidoarjo agar dilakukan penanganan. Tapi, Pemkab Sidoarjo belum merespons hingga kini.
Satriyo pengurus RT 42, RW 11 King Safira mengungkapkan bahwa banjir di perumahannya adalah paling besar dibandingkan sebelumnya. " Ini paling lama surut. Sampai sore belum surut," katanya.
Dia mengatakan bahwa sebenarnya sudah mengirimkan surat ke Pemkab Sidoarjo untuk menormalisasi sungai di belakang perumahan. Namun, suratnya tidak direspons dengan tindakan.
Satriyo berharap Pemkab dengan pemimpin baru merespons cepat banjir di wilayah Sepande dan sekitarnya. "Kita warga King Safira pengin melihat gebrakan bupati baru. Lebih responsif atau sama saja," katanya.
Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Renovasi 400 Warung Rakyat pada 2026, Anggaran Naik Jadi Rp10 Juta per Unit
Dia sebenarnya sudah mengadukan keluhan banjir lagi ke DPRD Sidoarjo. Namun, setali tiga uang, tidak ada respons dari orang-orang yang menyebut dirinya sebagai wakil rakyat itu.
Banjir di Sidoarjo juga menggenangi kawasan Sidokare dan Sumokali.
Warga berharap Bupati Subandi turun tangan menangani hal tersebut. "Kami pengin melihat bupati atau wakil bupati yang turun tangan melihat keadaan. Dengarkan keluhan warga, lalu ambil tindakan sesegera mungkin," kata seorang warga.
Menurutnya, pimpinan daerah tidak boleh diam melihat kondisi ini. "Dia mendapatkan kewenangan penuh melayani warga," jelasnya. (git/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat