ALFI Jatim : Bisnis Ekspedisi Barang Via Kereta Api Semakin Prospektif
Sidoarjo, JatimUPdate.id : Bisnis Jasa Pengiriman Barang atau Jasa Logistik semakin prospektif saja, hal ini semakin menarik minat sejumlah pihak untuk terlibat dalam bisnis pengiriman barang itu khususnya di sektor jasa pengiriman barang via Angkutan Kereta Api.
Seperti diketahui Data yang dihimpun redaksi JatimUPdate.id, menunjukkan statistik untuk bulan Januari 2025, angkutan barang via Kereta Api yang tercatat di BPS mencapai 5,79 juta kg atau setara 5.792 ton.
Baca Juga: ALFI Jatim Tolak Aturan KBLI 2025: Dinilai Memberatkan Pebisnis Logistik dan UMKM
Dengan rincian 835.000 kg / 835 ton angkutan kereta api di Jawa dan sisanya 4.957 ton angkutan barang via kereta api di Pulau Sumatera.
Sementara itu Sekretaris Asosiasi Logistik Dan Forweder Indonesia Jawa Timur, Dyah Agusmuslim mengakui bahwa ada trend peningkatan terkait perkembangan penggunaan kereta api dalam bisnis angkutan barang.
"Data menunjukkan perkembangan perusahaan jasa angkutan barang via kereta api di Indonesia, ditandai dengan peningkatan volume angkutan, ekspansi jaringan rel, dan inovasi teknologi. Adanya rel ganda Jakarta-Surabaya sangat berdampak besar atas mobilitas dan kecepatan barang via angkutan KA itu," kata Agusmuslim kepada JatimUPdate.id pada Senin (31/3/2025).
Secara khusus Agusmuslim yang juga Dirut Puspa Agro (Anak Perusahaan BUMD Jatim) itu menegaskan "Kami dapat data ada peningkatan volume angkutan, pada semester pertama 2024, bahkan data untuk KAI Logistik mengelola lebih dari 12 juta ton barang.Pada November 2024, KAI Logistik mengelola lebih dari 24 juta ton barang. Tentunya perusahaan jasa ekspedisi angkutan kereta api lainnya juga relatif mengalami kenaikan meski berbeda-beda," ungkap Agusmuslim.
Data yang dihimpun Redaksi JatimUPdate.id, Pada Agustus 2020, volume angkutan barang KAI mencapai 3,9 juta ton.
Bahkan dari data yang berhasil dihimpun pada Agustus 2020, angkutan batu bara KAI mencapai 2,8 juta ton.
Secara khusus Dyah Agusmuslim menyatakan ekspansi jaringan rel
KAI terus memperluas pasar angkutan barang dengan menjajaki rute-rute baru untuk berbagai komoditi.
Disisi lain, manajemen PT Kereta Api Indonesia sudah sejak lama mulai menerjuni bisnis jasa angkutan barang dan logistik itu melalui anak perusahaannya bernama PT KAI Logistik.
Konektivitas jaringan rel Kereta Api ke sejumlah wilayah dengan fasilitas stasiun yang ada menjadikan sinergi PT KAI dan PT KA Log semakin erat dan prospektif.
Seperti diketahui jaringan rel telah menghubungkan layanan kereta api ke sejumlah kawasan strategis seperti pelabuhan di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Baca Juga: Proyek KRL Surabaya Raya Dimulai 2027, Anggaran Capai Rp5,4 Triliun
Sementara itu redaksi JatimUPdate.id melakukan wawancara dengan Mega, admin PT KA Log di Stasiun Sidoarjo.
Mega membenarkan bahwa bisnis angkutan barang via moda angkuta KA semakin banyak diminati publik.
"Selain jumlah perusahaan jasa ekspedisi angkutan KA semakin banyak, jumlah animo publik yang menggunakan jasa eksepedisi KA juga cenderung naik," kata Mega kepada JatimUPdate.id pada Sabtu (29/03/2025).
Mega menyebutkan bila dulu perusahaan jasa ekspedisi KA itu kenalnya cuman PT Herona, sekarang telah banyak yang ikut berbisnis dan rata-rata membuka kantor layanan di seputar areal stasiun.
PT KA Log sendiri, kata Mega, semakin berbenah diri dan meningkatkan kualitas layanan jasa ekspedisi barang agar bisa memuaskan pelanggan.
"PT Herona saja yang tidak membuka kantor layanannya di Stasiun Sidoarjo, PT Herona memilih kantor layanannya di luar Stasiun Sidoarjo. Sedangkan PT KA Log, KIB, KI8 dan LNP semuanya buka counter layanan di areal stasiun," ujarnya.
Baca Juga: Di Antara Rapat, Rel, dan Rasa Syukur
Mega menjelaskan untuk di Stasiun Sidoarjo, bisnis jasa eksepedisi angkutan KA bagi PT KA Log ada peningkatan 20% pada 2024 dibandingkan volume 2023," kata Mega.
Mega menyebutkan layanan ekspedisi itu berupa pengangkutan barang besar, motor, elektronik.
"Bahkan manajemen sering mendapat order pengangkutan barang terkait pindahan rumah," ujarnya
Secara khusus inovasi teknologi, PT KAI Logistik menerapkan berbagai strategi bisnis inovatif seperti penggunaan open side container.
Selain itu KAI Logistik mengembangkan bisnis retail berbasis teknologi digital melalui aplikasi KAI Logistik TRAX.
KAI Logistik menguji coba integrasi first mile dan last mile untuk angkutan retail.
Profil KAI Logistik adalah anak usaha PT KAI (Persero) yang melayani distribusi logistik berbasis kereta api. (mif/yh)
Editor : Yuris. T. Hidayat