Pemkot Surabaya Bangun Tiga SMP Negeri, Bro Will: Harusnya Bisa Lima

Reporter : -
Pemkot Surabaya Bangun Tiga SMP Negeri, Bro Will: Harusnya Bisa Lima
William Wirakusuma, dok Jatimupdate.id/roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi D DPRD Surabaya William Wirakusuma atau yang akrab dipanggil Bro Will, memastikan rencana pembangunan tiga SMP Negeri di kota Pahlawan melalui kajian matang untuk memenuhi kebutuhan sekolah di kawasan tersebut.

Sebab beber Bro Will, pihaknya tidak ingin pembangunan sekolah dilakukan tanpa pertimbangan, dan lokasi yang dipilih benar-benar membutuhkan SMP Negeri.

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

"Titik-titik ini sudah ada kajiannya dan memang di wilayah tersebut butuh SMP Negeri. Jadi di dekatnya itu tidak ada SMP Negeri lain, sehingga tidak menumpuk," kata nya, Rabu (2/4).

Bro Will menambahkan, idealnya jumlah SMP Negeri di Surabaya lebih banyak. Namun, pada tahun ini hanya tiga sekolah yang bisa dibangun, meskipun awalnya diproyeksikan lima sekolah.

"Seharusnya kita butuh lebih banyak sekolah lagi. Tapi yang tahun ini ternyata cuma ada tiga yang akan dibangun. Dua lainnya terkendala masalah lahan," jelasnya.

Baca Juga: BPJS Nonaktif Tanpa Pemberitahuan, Warga Miskin Terancam Gagal Operasi

Padahal, sebut legislator Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, penganggaran sudah mencakup lima sekolah. 

Maka dari itu, Bro Will mendorong sisa anggaran bisa dialokasikan untuk membangun dua sekolah tambahan agar kebutuhan pendidikan lebih merata.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dinamika Normalisasi Sungai Kalianak Tahap II

"Dengan sistem zonasi dan penerimaan murid baru yang sekarang, memang perlu tambahan SMP Negeri. Saat ini kita baru punya sekitar 63 SMP Negeri, sedangkan idealnya satu kelurahan minimal ada satu SMP. Sehingga anak-anak bisa sekolah dekat dengan rumahnya," demikian William Wirakusuma.

Sebagai informasi; Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membangun tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, di Waru Gunung, Medokan Ayu, dan Tambak Wedi. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman