Pengelolaan sampah yang baik dan terpadu dapat menjadi solusi untuk mengatasi bencana alam.

Reporter : -
Pengelolaan sampah yang baik dan terpadu dapat menjadi solusi untuk mengatasi bencana alam.
Hari Kesehatan Sedunia

 

Jakarta, Jatimupdate.id : Hari Kesehatan Sedunia, yang diperingati tanggal 7 April, menjadi momen krusial untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan Lingkungan dan Manusia.

Baca Juga: Bertransformasi Lewat TPS 3R, Desa Kilensari Targetkan Naik Kelas Jadi Desa Peduli Lingkungan

Dalam konteks Hal tersebut Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Mensosialisasikan tema "Lebaran Nyaman Minim Sampah" yg mana hal tersebut menjadi tema yang sangat relevan, terutama pada tahun 2025 ini, saat perayaan Lebaran baru saja berlalu.

Kemendes PDTT mendorong masyarakat desa untuk menjaga kesehatan dan lingkungan pasca hari raya Idul Fitri dengan cara mengelola sampah secara bertanggung jawab.

Volume sampah sering kali meningkat setelah Hari Raya Idul Fitri usai, akibat dari tradisi mudik, silaturahmi, dan konsumsi makanan berlebih. Untuk mewujudkan "Lebaran Nyaman Minim Sampah," ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan:

Pilah Sampah dari Rumah: Pisahkan sampah organik (sisa makanan) dan non-organik (plastik, kemasan) agar mudah dikelola atau didaur ulang.

Baca Juga: DLH Surabaya Tahun Ini Operasikan Mesin Pirolisis Pengolah Sampah

Gunakan Barang Reusable (dapat digunakan kembali): Bawa tumbler, tas belanja dari kain, atau wadah sendiri saat berkunjung ke saudara untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Konsumsi Secukupnya: Hindari pemborosan makanan yang berujung pada sampah dan olah sisa makanan menjadi kompos jika memungkinkan.

Kerja Bakti Desa: Ajak warga desa membersihkan lingkungan pasca Lebaran untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat mengganggu kesehatan.

Baca Juga: Sampah Desa Tak Lagi Alami, Cara Lama Jadi Sumber Masalah Baru

Inisiatif ini sejalan dengan pesan Hari Kesehatan Sedunia 2025 yang menekankan hubungan erat antara kesehatan bumi dan kesehatan manusia. Dengan lingkungan desa yang bersih dan minim sampah, risiko penyakit akibat polusi atau banjir dapat ditekan, menciptakan Lebaran yang nyaman dan sehat bagi semua. Yuk, mulai dari diri sendiri untuk desa yang lebih baik!

Dikutip dan di edit sesuai dari postingan media sosial X @Kemendespdtt (red/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat