Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) Catat Pertumbuhan Petikemas 7 Persen

Reporter : -
Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) Catat Pertumbuhan Petikemas 7 Persen
Terminal Petikemas Nilam

Surabaya, JatimUPdate.id,Terminal Petikemas Nilam (TPK Nilam) tancap gas di awal tahun 2025.

Anak perusahaan PT Terminal Teluk Lamong (TTL) ini mencatat pertumbuhan kinerja operasional yang signifikan pada triwulan I/2025.

Baca Juga: Pelindo Dukung Proses Hukum Yang Berjalan dan Hormati Asas Praduga Tak Bersalah

Volume peti kemas tumbuh 7 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dengan total 111.984 TEUs.

Tak hanya itu, kunjungan kapal juga meningkat menjadi 193 unit, atau naik 12 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini menjadi sinyal positif bagi geliat sektor logistik maritim nasional.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandopatan Sirait, menjelaskan bahwa capaian ini ditopang oleh bertambahnya alokasi kapal dan volume peti kemas dari beberapa wilayah. “Pertumbuhan trafik terutama berasal dari Bitung, Ambon, Banjarmasin, dan Jakarta,” ujar David.

Tingkatkan Performa dan Efisiensi Operasional

David menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan kinerja TPK Nilam dengan strategi peningkatan efisiensi, salah satunya melalui pengelolaan waktu sandar kapal (port stay) dan pemanfaatan kapasitas tambatan.

Baca Juga: Pelindo Multi Terminal Tingkatkan Kesiapsiagaan Operasional Menghadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Strategi tersebut terbukti efektif. Sepanjang triwulan I/2025, produktivitas bongkar muat peti kemas atau box ship hour (BSH) mencapai rata-rata 37 BSH, naik 6 persen dari tahun sebelumnya. Angka ini juga jauh melampaui target pemerintah yang sebesar 30 BSH.

Komitmen pada Keselamatan dan Nol Kecelakaan Kerja

TPK Nilam juga menunjukkan keseriusan dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). David menyebut, pihaknya mengedepankan prinsip zero accident sebagai bagian dari komitmen memberikan layanan yang aman dan andal.

Baca Juga: Dukung Pergerakan Industri, Pelindo Perkuat Layanan Curah Cair

Beberapa inisiatif yang dijalankan antara lain penerapan access control, pengawasan keselamatan di area terminal, serta penerapan standar keselamatan minimum di fasilitas dan peralatan operasional.

Siapkan Langkah Jangka Menengah

Tak berhenti di situ, TTL juga telah menyiapkan sejumlah program jangka menengah guna menjaga tren positif ini. “Kami akan terus memberikan layanan terbaik bagi pengguna jasa dengan mengoptimalkan peralatan, meningkatkan kualitas SDM, serta menciptakan nilai tambah dalam setiap layanan,” tutup David. (ries/yh)

Editor : Yuris. T. Hidayat