Ansor Jatim Luncurkan Program Kedaulatan Pangan di Jember
Jember,JatimUPdate.id – Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur sukses meluncurkan program Patriot Ketahanan Pangan untuk memperkuat kedaulatan pangan berbasis desa, di Kecamatan Umbulsari, Kabupaten Jember.
Agenda digelar dalam rangkaian kegiatan bertajuk “Ansor Bergerak, Desa Berdaya” yang diisi dengan berbagai aksi konkret. Di antaranya penanaman 100 bibit pisang Cavendish, panen raya ikan dan tebar benih di 260 kolam, kunjungan ke unit hilirisasi produk perikanan, serta peluncuran program Satu Ranting, Satu Ladang.
Baca Juga: Safari Ramadan MW KAHMI Jatim Dimulai dari Jember, Konsolidasi Sekar Kijang Sambut Regenerasi 2026
Ketua PW GP Ansor Jatim, Musaffa Safril menyampaikan desa harus menjadi pusat kemandirian pangan.
“Mayoritas kader Ansor dan Banser tinggal di desa. Maka, masa depan pangan bangsa ini harus dimulai dari desa. Kita tidak hanya menjaga ideologi dan tradisi, tapi juga menjaga perut rakyat agar kenyang dan sejahtera,” katanya, saat dikonfirmasi, Minggu (18/5).
Baca Juga: Abdul Mu’ti: Pendidikan Tak Boleh Hanya Cetak Orang Pintar, Tapi Khalifah yang Memakmurkan Bumi
Program ini melibatkan kolaborasi antara kader Ansor, masyarakat desa, serta dukungan dari lembaga perbankan dan pelaku pasar. Fokusnya mencakup produksi pangan, hilirisasi, hingga distribusi.
Hadir dalam kegiatan ini Kasatgas Patriot Ketahanan Pangan Deni Prasetya, unsur Forkopimda Jember, Camat Umbulsari, para kepala desa, pimpinan banom NU, serta ratusan kader Ansor dan Banser.
Baca Juga: 125 Juta Hektare Hutan Dijaga 4.800 Personel, Menteri Kehutanan: Jangan Ulangi Cara Lama!
Menurut Deni, program ini bukan hanya soal kolam atau kebun, diharapkan dapat memperkuat posisi desa sebagai benteng utama kedaulatan pangan nasional sekaligus meningkatkan taraf ekonomi masyarakat.
“Yang kita bangun adalah kesadaran dan mentalitas mandiri. Patriot Ketahanan Pangan adalah cara kita menyiapkan masa depan Ansor yang kuat secara ideologi dan ekonomi,” jelasnya. (Roy)
Editor : Miftahul Rachman