Eri Cahyadi Tutup Parkir di Toko Modern, Ini Respons Komisi B DPRD Surabaya
Surabaya, JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya Yuga Pratisabda Widyawasta buka suara terkait tindakan Wali Kota Surabaya yang menutup area parkir toko modern karena dianggap melanggar aturan.
Yuga menegaskan, tindakan Eri Cahyadi menutup area parkir toko modern itu agar pengusaha mematuhi kebijakan Pemkot. Sebab sudah dilakukan sosialisasi.
Baca Juga: Tanpa Kehadiran Eri Cahyadi, Paripurna Sahkan KBS Jadi Perumda Wajibkan Lelang Ulang Direksi
"Itu untuk penanggulangan jukir liar. Dan sebetulnya toko-toko itu juga sudah diberi waktu kan sama Mas Wali (Eri), enggak hari itu, apa namanya, hari itu menyuruh, hari itu langsung menutup, enggak. Tapi memang sudah ada jangka waktu, mungkin sudah dua Minggu." tutur Yuga, Selasa (10/6).
Yuga menegaskan, tindakan penutupan area parkir itu memberi efek jera bagi pengusaha toko modern.
Pasalnya sebut legislator PSI itu, pengusaha toko modern adakalanya abai terhadap kebijakan atau aturan yang telah ditetapkan.
"Contohnya ada beberapa toko misalnya nggak boleh buka 24 jam, kenyataannya buka 24 jam. Jadi memang harus ada tindakan tegas dan memang jukir liar ini yang menjadi sorotan di toko-toko modern juga di ATM." urai Yuga.
Yuga meyakini, penutupan parkir tidak bakal merugikan pengusaha. Sebab tindakan itu untuk mengantisipasi menjamurnya toko modern yang mengindahkan aturan.
Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas
"Pemerintah kota itu selalu memberikan jangka waktu tertentu yang itu harus dilaksanakan. Ya memang kalau memang membandel ya memang harus ada ketegasan." ungkap Yuga.
Pasalnya, sambung dia jika tidak ada tindakan tegas pengusaha toko modern abai melaksanakan aturan tersebut.
"Kalau dibiarkan atau terus tidak ada tindakan, malah tidak akan dilaksanakan. Dan itu harapannya, itu demi kebaikan warga kota Surabaya," demikian Yuga Pratisabda Widyawasta.
Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah toko modern, langsung menutup area parkir yang dianggap melanggar aturan.
Bahkan, beberapa toko ikut berhenti beroperasi karena tidak sanggup memenuhi syarat yang ditetapkan.
“Tempat usaha yang pasang tulisan ‘parkir gratis’ harusnya menyediakan juru parkir resmi. Pakai rompi dari tempat usahanya, supaya jelas. Biar gak ada fitnah dan gak ada yang main tarik-tarikan liar,” tegas Eri, saat sidak, Selasa (10/6).
Editor : Miftahul Rachman