Buka Rakernas XXIX GKSI, Emil: Gereja Harus Eksis dan Dinamis di Era Digital
Batu,JatimUPdate.id - Gereja Kristen Setia Indonesia (GKSI) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Kusuma Agrowisata ke-XXIX di Kota Batu, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Rakornas bertajuk “Bertransformasi menjadi gereja yang baik sekali (sabas) dalam keberadaannya (eksis), karyalayananya (dinamis) dan buahnya (oikoumenis-missioner) yang signifikan dan relevan di tengah tantangan era digital global, guna mewujudkan VIM 2020,” yang dikutip dari Matius 25:21-23.
Baca Juga: Semangat Hari Pers Nasional 2026, Bontangku Perkuat Komitmen Literasi Digital melalui Legalitas Baru
Agenda strategis ini dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak.
Pada kesempatan itu, Emil Dardak menyampaikan tantangan era digital bukan hanya soal kuantitas, tetapi kualitas dampak dan makna.
"Makna 'menjangkau yang tidak terjangkau' sebagai motto GKSI adalah inspirasi bernas, menebar benih kebaikan. Nilai-nilai yang kita yakini harus memberi dampak dan blessing bagi banyak orang," ungkapnya.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Penghargaan Qori Terbaik MTQ Nasional
Ketua Umum Sinode GKSI, Pdt Matheus Mangentang, menegaskan pentingnya transformasi batiniah dalam menghadapi tantangan digitalisasi global.
Ia juga mendorong Rakernas menjadi momen transformatif dan sinergisitas pelayanan menuju arah strategis VIM 2030.
Baca Juga: Dishub Jatim Lakukan Penyesuaian Layanan Trans Jatim Koridor Malang Selama Mujahadah Kubro NU
“Gereja tidak cukup hanya bertahan. Kita harus eksis sebagai terang, dinamis dalam kasih, dan missioner dalam membawa kabar keselamatan,” tegasnya.
Rangkaian Rakornas dan Rakernas GKSI XXIX berlangsung 8 hingga 11 Juli 2025, menandai langkah baru gereja dalam menjawab tantangan zaman dengan semangat eksistensi, pelayanan dinamis, dan misi profetik. (*/Roy)
Editor : Miftahul Rachman