PT Petrogas Jatim Utama Genap 19 Tahun: Menapaki Jalan Transformasi Energi Jawa Timur

Reporter : -
PT Petrogas Jatim Utama Genap 19 Tahun: Menapaki Jalan Transformasi Energi Jawa Timur
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono bersama Komisaris Utama PT Petrogas Jatim Utama, Ahmad Fauzi memberikan keterangan pers usai acara syukuran ulang tahun PT Petrogas Jatim Utama

Surabaya, JatimUPdate.id - PT Petrogas Jatim Utama (Perseroda) memperingati hari jadinya yang ke-19 pada Jumat (1/8/2025) di Hotel Bumi Surabaya. Dalam momentum yang sarat refleksi dan optimisme tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata BUMD tersebut dalam sektor energi, khususnya pengolahan gas dan pengelolaan pelabuhan, serta menekankan pentingnya transformasi dan perbaikan manajemen untuk memperkuat posisi Petrogas di tengah dinamika industri energi nasional dan global.

Peringatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Jatim, termasuk kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta keluarga besar Petrogas dan anak-anak perusahaannya. Dalam pidatonya, Adhy Karyono menilai Petrogas telah menunjukkan perkembangan positif, terutama setelah mendapat porsi participating interest (PI) dari beberapa wilayah kerja migas di Jawa Timur.

Baca Juga: Pemeriksaan Gubernur Jatim oleh Jaksa KPK di PN Tipikor Surabaya Batal Digelar

“BUMD ini sudah mulai berbenah seiring berkembangnya PI yang diperoleh dari garapannya, serta perbaikan tata kelola. Kini Petrogas berada di peringkat kedua BUMD paling menguntungkan setelah Bank Jatim,” ujar Adhy.

Ia menambahkan, ke depan Petrogas harus menetapkan target lebih besar dengan memperluas cakupan usaha, tidak hanya pada penyaluran gas, tetapi juga pengolahan energi seperti pengubahan LNG (liquefied natural gas) menjadi CNG (compressed natural gas) yang sangat potensial untuk mendukung kawasan industri.

“Dengan perbaikan manajemen dan peningkatan garapan lahan gas, kita tidak lagi sekadar menyalurkan. Kini saatnya Petrogas masuk ke pengolahan, salah satunya mengubah LNG menjadi CNG untuk industri,” kata Adhy menegaskan arah masa depan BUMD energi milik Pemprov Jatim itu.

Komisaris Utama PT Petrogas Jatim Utama, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa perusahaan kini tengah berada pada titik perubahan besar, baik dari sisi internal maupun eksternal. Usia 19 tahun, menurutnya, bukan lagi waktu bermain-main, melainkan saatnya mengambil keputusan besar untuk pertumbuhan yang lebih substansial.

“Usia 19 tahun itu bukan anak-anak lagi. Perusahaan ini tidak bisa disusui terus. Kami harus bangkit. Meski kondisi global tidak sepenuhnya stabil, kami tetap akan berusaha meningkatkan laba,” ujar Fauzi.

Ia menyebut bahwa laba bersih yang dapat disetorkan ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur diproyeksikan berkisar antara Rp40 miliar hingga Rp50 miliar untuk tahun 2025, naik dari capaian tahun sebelumnya.

Baca Juga: Gelar Rakorda: Pordi Jawa Timur Mantapkan Arah Program Organisasi Tahun 2026

Didirikan sebagai BUMD strategis, PT Petrogas Jatim Utama memiliki mandat mengelola sektor energi yang vital di Jawa Timur. Perusahaan ini memiliki empat fokus utama: pengelolaan sumber daya alam minyak dan gas bumi (migas), pengembangan energi baru terbarukan (EBT), eksplorasi mineral, serta pengelolaan pelabuhan umum.

Saat ini, Petrogas mengelola sembilan anak perusahaan dan sejumlah kerja sama operasi (KSO). Aktivitas usaha tidak hanya menjangkau wilayah Jawa Timur, tetapi juga wilayah luar provinsi, dengan tetap berpijak pada ketentuan perundang-undangan nasional.

Transformasi strategis juga terlihat dari partisipasi aktif dalam proyek-proyek energi bersih. Salah satu tonggak penting adalah dimulainya penyaluran gas ke sektor industri dari PT Petrogas Jatim Utama melalui peresmian stasiun CNG milik PT Citra Nusantara Energi di Kabupaten Gresik pada 28 Juli lalu.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang turut meresmikan fasilitas tersebut, menyebut proyek ini sebagai bagian penting dari komitmen daerah untuk mempercepat transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan. “Ini menjadi langkah nyata menuju pengurangan emisi dan peningkatan efisiensi energi bagi sektor industri di Jawa Timur,” kata Khofifah dalam sambutannya.

Baca Juga: Khofifah: Jawa Timur Terus Menguat sebagai Magnet Wisata Nusantara dan Mancanegara

Transformasi energi, baik dari sisi teknologi maupun kebijakan, menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi Petrogas. Keberhasilan mengelola PI, memperluas layanan hingga ke hilirisasi gas, serta masuk ke ranah pengolahan LNG menjadi CNG menunjukkan kesiapan BUMD ini untuk berperan lebih besar.

Namun, di tengah dinamika global dan ketatnya persaingan sektor energi, Petrogas juga dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat tata kelola perusahaan, serta menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri dan pemangku kepentingan lainnya.

Perjalanan selama 19 tahun bukan sekadar capaian, melainkan fondasi menuju masa depan. Dengan pijakan yang semakin kuat dan arah strategis yang jelas, PT Petrogas Jatim Utama diharapkan dapat menjadi tulang punggung energi Jawa Timur yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. (DPR)

Editor : Redaksi