Lahan Masih Luas, Achmad Hidayat: Surabaya Harus Punya Lumbung Pangan dan Pengolahan Beras Singkong
Surabaya,JatimUPdate.id - Kader PDI-P Surabaya Achmad Hidayat mendorong Pemkot Surabaya mengoptimalkan produksi kebutuhan pangan.
Menurutnya, optimalisasi itu dapat dilakukan dengan mengoptimalkan lahan yang tersedia dengan berbagai macam inovasi, di antaranya penyediaan lumbung pangan kota, dan pengolahan singkong menjadi beras singkong.
Baca Juga: Surabaya Butuh Pengelolaan Lumpur Tinja, Ciptakan Iklim Sehat di Permukiman
"Menurut Data Dinas Ketahanan Pangan Kota Surabaya (DKPP) bahwa kebutuhan Pangan di Kota Surabaya sebesar 15.775 Ton Beras per Bulan. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Kota Metropolitan dengan penduduk mencapai 3,02 Juta Jiwa." kata Achmad, melalui keterangannya, Minggu (10/8).
Achamd menjelaskan berdasarkan data Badan Pusat Statistik pada tahun 2022 terdapat 1.127,3 hektare lahan sawah dibeberapa kecamatan Benowo, Bulak, Gayungan, Jambangan, Karangpilang, Lakarsantri, Pakal, Rungkut, Sambikerep, Sukolilo, Tandes, Wiyung dan Wonocolo.
“Beras singkong dari bahan bakunya harga terjangkau , produktivitas setiap hektarnya bisa lima kali lipat dari padi dan relatif lebih tahan . Apabila ini dipolulerkan akan bisa menjadi tonggak ketahanan pangan,” kata Achmad
Ia memaparkan beras singkong tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan karbohidrat namun memiliki potensi menurunkan gula darah pada tubuh manusia.
Bahkan ia meyakini, kedaulatan pangan akan terwujud apabila diversifikasi pangan berjalan dan kesadaran masyarakat bisa terbangun.
Baca Juga: Jawa Timur Deklarasikan Gerakan Bersih Narkoba, Mendes PDT Ajak Awasi Desa Dari Peredaran Narkoba
“Kita ingat bahwa dalam Pidato Bung Karno pada peletakan batu pertama pembangunan Kampus IPB 1952 bahwa Pangan adalah persoalan hidup atau matinya sebuah bangsa,” kata Achmad
Politisi Muda ini juga menyampaikan pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri untuk mempopulerkan Makanan Pendamping beras guna mewujudkan ketahanan pangan.
“kalau ada lahan 35 Hektar Produktivitas dalam sekali panen antara 30 ton singkong per hektar maka mencapai 1.050 Ton Setiap panen , dalam satu tahun kalau dua kali panen maka kebutuhan pangan 20 Persennya bisa dipenuhi dari Kota Surabaya sendiri," paparnya.
Baca Juga: Menjahit Teori dan Realitas: Sebuah Refleksi Pendidikan Kewirausahaan
Achmad berharap gagasan ini dapat diterima oleh Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi
Selain itu juga bisa dikembangkan melalui riset BRIN untuk produksi beras singkong.
"Hal ini untuk memberikan alternatif pangan murah bagi rakyat dan tentunya meningkatkan kesejahteraan petani singkong." demikian Achmad Hidayat. (*Roy)
Editor : Miftahul Rachman