Buleks Investasi Bagian dari Seni, Harus Cantik: Tapi Minta Keamanan Dijamin Sejak Awal

Reporter : -
Buleks Investasi Bagian dari Seni, Harus Cantik: Tapi Minta Keamanan  Dijamin Sejak Awal
Budi Leksono, dok Jatimupdate.id/Roy

Surabaya,JatimUPdate.id - Anggota Komisi B DPRD Surabaya Budi Leksono atau yang akrab dipanggil Buleks, mengatakan investasi di kota Pahlawan harus memanfaatkan tenaga lokal untuk meningkatkan perekonomian warga.

Selain itu, pelaku investasi harus dijamin keamanannya sejak awal agar tidak menimbulkan masalahan dikemudian hari utamanya terkait perizinan.

Baca Juga: Korban Koperasi Unggul Makmur Mengadu ke LaNyalla, Minta Keadilan Peralihan Sertifikat Rumah Sepihak

"Sangat berharap orang untuk berinvestasi tentunya dengan tenaga lokal, itu meningkatkan perekonomian. Di situ diatur regulasi-regulasi. Nah kalau ada orang investasi, kalau memang awal ini dijamin gak ada masalah, sampai perizinan berikutnya ini. Harus jangan sampai ada masalah dan diberikan kebijakan-kebijakan, kemudahan-kemudahan," kata Buleks, Selasa (12/8).

Ia menekankan pelaku investasi sejak awal harus dijelaskan sedetail mungkin tentang regulasinya, dan dipastikan mengantongi izin dari seluruh dinas terkait. 

Hal ini untuk menghindari ketidaksinkronan antar kepentingan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Surabaya.

"Jadi jangan sampai setelah ngurus dari awal terus membangun, setelah dibangun ada salah satu OPD yang mengganjal. Nah ini yang tentunya harus bisa disempurnakan mulai proses awal. Kalau sudah diizinkan oke, ini harus bisa ada jaminan," beber Buleks.

Baca Juga: KBS Resmi Jadi Perumda, Manajemen Kebun Binatang Surabaya Siap Benahi Legalitas

Buleks menjabarkan, investasi diharapkan dapat menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD). Namun tidak mengabaikan tata kelola usaha.

Selain itu juga memerhatikan perizinan agar tidak menimbulkan permasalahan dikemudian hari, meskipun itu di kawasan pergudangan.

"Karena orang investasi ini dengan harapan bahwa kita mendapatkan PAD, mengatur tata kelola yang namanya usaha. Jadi usaha ini kalau memang diizinkan dan walaupun ini area pergudangan, tetapi itu ada pergudangan perdagangan dan jasa. Saya rasa kalau memang ini diizinkan, ya sudah dari awal diizinkan." beber Buleks

Baca Juga: Apresiasi Purabaya-Kenpark Lewat Tol, Eri Irawan Dukung Kembali Pakai Bus

Maka dari itu, Buleks menekankan berinvestasi itu merupakan seni yang sedianya mendapatkan perlindungan, dibikin nyaman asalkan tertib administrasi, dan taat pajak.

Pun area investasi dijamin bersih tidak terdapat pedagang liar yang dapat memunculkan kecemburuan sosial. Misalnya sentra wisata kuliner (SWK), di kawasan itu tidak ada kafe-kafe modern. 

"Nah, biarlah kita bermain cantik, berinvestasi, kita sama-sama perdagang. Tapi jaminan-jaminan untuk yang namanya orang berinvestasi ini benar-benar dilindungi, dibuat nyaman. Kecuali mereka ini tanpa izin. Kemudian, mereka ada izin tapi tidak taat pajak. Jadi harus dijamin, di area sekitar, harus bersih. Jangan sampai ada perdagang-perdagang liar yang akan merusak." demikian Budi Leksono. (Roy)

Editor : Miftahul Rachman